Fahutan Untan Laksanakan Pelatihan Pemanfaatan Buah Nipah Sebagai Permen Jelly

Desa Kupah merupakan salah satu desa yang memiliki potensi hutan mangrove. Potensi ini kemudian dikembangkan sebagai obyek wisata mangrove dengan nama Ekowisata Telok Berdiri yang menawarkan panorama pemandangan muara Sungai Kapuas.

Kekayaan hutan mangrove di Sungai Kupah menyimpan potensi ekonomi yang berpotensi untuk dikembangkan oleh masyarakat setempat, salah satunya adalah buah nipah. Hal ini dikarenakan ketersediaan buah nipah di daerah ini cukup berlimpah dan berbuah sepanjang tahun sehingga besar potensinya untuk dapat dimanfaatkan. Salah satunya sebagai bahan pembuatan permen jelly, namun keterbatasan pengetahuan masyarakat menjadi salah satu kendala yang dihadapi dalam upaya pengembangan potensi yang dimiliki.

Oleh karena itu, tim dosen dan mahasiswa Fakultas Kehutanan beserta BEM Universitas Tanjungpura berinisiatif mengadakan pelatihan pemanfaatan buah nipah sebagai permen jelly. Diharapkan pelatihan ini dapat membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk memanfaatkan potensi buah nipah, baik untuk konsumsi sendiri, terlebih lagi hasilnya dapat dijadikan produk unggulan desa setempat dan dijual sebagai oleh-oleh dari wisata mangrove yang akan berdampak pada meningkatnya perekonomian masyarakat desa setempat.