Pentingnya Arboretum Sylva Untan Sebagai Sarana Edukasi

Tim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi mengadakan kunjungan ke Arboretum Sylva Universitas Tanjungpura, Rabu 14 Oktober 2020 sebagai bagian dari kunjungan kerja ke Kalimantan Barat dalam rangka lanjutan giat Forum “Bersama Menjaga Hutan Indonesia”.

Deputi Bidang Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenko Marves , Nani Hendriarti menyampaikan bahwa kawasan Arboretum Sylva Untan sangat baik dan bisa menjadi ajang edukasi, rekreasi, dan berperan penting dalam menyuplai oksigen.

Ditambahkan lagi, idealnya mahasiswa Kehutanan harus dekat dengan hutan. Sehingga Arboretum ini dapat menjadi laboratorium alam, untuk membekali mahasiswa dengan praktek lapangan.

Kementrian bisa ikut memberikan support karena konservasi juga menjadi program pemerintah yang nantinya bisa multifungsi. Ia juga mengatakan “kawasan ini harus dijaga dan dirawat dan dikembangkan serta dapat dikelola dengan pola kerja sama”.

Tim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sedangan membuat Rancangan Peraturan Presiden (R-Perpres) tentang pengaturan Nilai Ekonomi Karbon dan juga guna memenuhi komitmen Indonesa kepada dunia dengan pengurangan GRK sebesar 29%.

Hal tersebut mengingat pentingnya payung hukum bagi pelaksanaan perdagangan karbon dan komitmen Indonesia.

“Kalbar ditargetkan bisa memanfaatkan potensi karbon yang bisa diperhitungakan atau bisa ditukar dengan nilai ekonomi dan diarahkan ke Badan Lingkungan Hidup dibawah Kemenkeu, tapi pemanfaatkannya untuk bisa mendukung pelestarian lingkungan, pungkasnya.