Webinar Internasional Peluang dan Tantangan Pengelolaan Hutan Mangrove di Masa Pandemi

Hutan mangrove merupakan ekosistem utama pendukung kehidupan penting di wilayah pesisir dan kelautan. Selain mempunyai fungsi ekologis sebagai penyedia nutrien bagi biota perairan, tempat pemijahan dan asuhan (nursery ground) berbagai macam biota perairan, penahan abrasi pantai, amukan angin taufan dan tsunami, penyerap limbah, pencegah interusi air laut, hutan mangrove juga mempunyai fungsi ekonomis yang tinggi seperti sebagai penyedia kayu, obat-obatan, alat dan teknik penangkapan ikan (Rahmawaty, 2006).

Hutan mangrove sebagai suatu ekosistem dan sumberdaya alam, pemanfaatan mangrove diarahkan untuk kesejahteraan umat manusia dan untuk mewujudkan pemanfaatannya agar dapat berkelanjutan, maka ekosistem mangrove perlu dikelola dan dijaga keberadaannya.

Kalimantan Barat selain memiliki kekayaan hutan dataran tinggi yang masuk dalam wilayah Heart of Borneo, Kalimantan Barat juga kaya akan wilayah hutan di daerah pesisir yang terkenal dengan hutan mangrove. Terdapat 177.023.738 hektar hutan mangrove yang tersebar di 7 (tujuh) Kabupaten dan yang paling luas berada di Kabupaten Kubu Raya seluas 129.604.125 hektar.

Hutan Mangrove di Kalimantan Barat memiliki keunikan dan kekayaan serta keanekaragaman hayati yang khas dan langka seperti bakau mata buaya dan lenggadai betina yang hanya ada di Kalbar, hutan mangrove juga menjadi habitat bagi banyak hewan langka seperti bekantan dan ikan pesut, sehingga harus terus dilestarikan,” katanya.

Ini yang melatarbelakangi Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura akan melaksanakan Seminar Internasional “Peluang dan Tantangan Pengelolaan Hutan Mangrove di Masa Pandemi”.

Kegiatan ini bertujuan antara lain :
a. Menambah wawasan peserta tentang pemanfaatan hutan Mangrove untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
b. Memberikan gambaran tentang pemanfaatan hutan mangrove baik dari segi pemanfaatan dalam bidang ekologi juga dalam bidang ekowisata.
c. Meningkatkan minat dan jumlah penelitian bidang kehutanan mengenai hutan mangrove sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang ada disekitar hutan mangrove

Adapun bentuk kegiatan adalah webinar nasional atau Web-Seminar yang dilakukan secara daring di Fakultas Kehutanan Untan pada hari Sabtu 28 November 2020 Pukul 08.00 – 12.00 WIB yang diikuti oleh peserta dari mahasiswa Fakultas Kehutanan UNTAN, mahasiswa Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS), mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) dan mahasiswa Universitas lain yang ada di Indonesia, pemerhati lingkungan dan intansi terkait serta masyarakat umum.