Sejarah Fahutan Untan

Sumber daya hutan di kawasan hutan Negara menghadapi resiko yang sangat tinggi dari ancaman illegal logging, perambahan kawasan untuk kegiatan pertambangan, perkebunan, dan penggunaan lahan hutan lainnya secara illegal.

Kondisi tersebut diperparah dengan maraknya penebangan kayu illegal serta meningkatnya perdagangan kayu illegal sehingga sebagian kawasan hutan terutama hutan produksi mengalami proses degradasi. Pada saat yang bersamaan, mencuat isu global tentang pentingnya mengendali-kan dampak buruk perubahan iklim.

Pada tahun 2007 pandangan dunia tentang penyebab terjadinya perubahan iklim bergeser dari fossil fuel menjadi non fossil fuel. Dalam konteks ini hutan dipandang memilki posisi penting dalam permasalahan gas rumah kaca (GRK). Pemikiran ini dikenal dengan REDD (Reduce Emission from Deforestation and Forest Degradation).

Dalam upaya menjamin pengelolaan hutan lestari diperlukan pelaku pembangunan yang berwawasan dan memiliki kompetensi dalam pengelolaan hutan, oleh karena itu Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura hadir untuk menjawab tantangan tersebut.

Fakultas Kehutanan didirikan dalam lingkungan Universitas Tanjungpura Pontianak sebagai pengembangan dari Jurusan Kehutanan pada Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura yang telah ada sejak tahun 1964.

Pendirian Fakultas Kehutanan pada Universitas Tanjungpura didasarkan pada surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 238/O/2000 tanggal 22 Desember 2000. Fakultas Kehutanan memiliki 2 (dua) Program Studi yang diselenggarakan oleh 2 (dua) Jurusan yang dikembangkan yaitu : Manajemen Hutan dan Teknologi Hasil Hutan.

Untuk merealisaikan kegiatan-kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabadian kepada masyarakat sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi, maka berdasarkan SK. Rektor Untan Nomor : 80/J22/KP/2001 tanggal 24 Februari 2001 ditetapkan Pjs. Dekan dan Pjs. Pembantu Dekan Fakultas Kehutanan yang berlaku sampai 31 Juli 2001.

Sesuai ketentuan yang berlaku dan setelah melewati masa peralihan, akhirnya ditetapkan Dekan dan para Pembantu Dekan definitive sesuai Surat Keputusan Rektor Universitas Tanjungpura Nomor : 1373a/J22/KP/2001 tanggal 1 Agustus 2001 dalam masa bakti selama 4 (empat) tahun. Sampai tahun 2013 Fakultas Kehutanan telah melewati 4 (empat) periode Kepemimpinan..

Berdasarkan SK Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Nomor : 163/Dikti/Kep/2007 yang diperkuat dengan SK Rektor Universitas Tanjungpura Nomor : 248a/H22/DT/2010, mulai tahun 2008 Fakultas Kehutanan hanya memiliki 1 (satu) Program Studi yaitu Program Studi Kehutanan.

Dekan dan periode kepemimpinannya di Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura sejak berdiri sampai sekarang adalah sebagai berikut :

1. Prof. Dr. Ir. Herujono Hadisuparto, M.Sc Periode 2001 s/d 2005
2. Prof. Ir. Sakunto, M.Sc3.  Periode 2005 s/d 2006 (Almarhum)
3. Prof. Dr. Ir. H. Abdurrani Muin, MS Periode 2006 s/d 2009 (PAW)
4. Prof. Dr. Ir. H. Abdurrani Muin, MS  Periode 2009 s/d 2013
5. Dr. Ir. H. Gusti Hardiansyah, M.Sc, QAM  Periode 2013 s/d 2017
6. Dr. Ir. H. Gusti Hardiansyah, M.Sc, QAM  Periode 2017 s/d Sekarang

Pada masa Kepemimpinan Prof. Dr. Ir. H. Abdurrani Muin, MS tahun 2013 Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura membuka Program Studi Magister Ilmu Kehutanan yang dimulai pada tahun ajaran 2013/2014 sesuai surat penugasan penyelenggaraan Program Studi oleh Dirjen Dikti No.630/E.E2/DT/2013 tanggal 10 Juli 2013.

Saat ini pengelola Program Magister Ilmu Kehutanan Fakultas Kehutanan ditetapkan sesuai dengan SK Rektor Untan Nomor 1705/UN22/KP/2020 tanggal 30 Maret 2020 dalam masa bakti 4 (empat) tahun sampai dengan tahun 2024, dengan susunan pengelola :

  1. Ketua                           : Dr. Hari Prayogo, S.Si, M.Si
  2. Staf Penglola               : Subiandani & Nekodemus Sukamto