Mengenal Ekosistem Hutan Gambut & Ekosistem Hutan Mangrove dalam Praktikum Pengenalan Ekosistem Hutan

27-28 Mei 2023 – Universitas Tanjungpura. Mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat ekosistem hutan gambut dan ekosistem hutan mangrove melalui kegiatan praktikum Pengenalan Ekosistem Hutan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Hutan Sekitar Gedung Kampus Baru Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura dan Mempawah Mangrove Park. Praktikum ini merupakan bagian penting dari kurikulum Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura yang bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengamati dan mempelajari ekosistem hutan.

Selama dua hari, mahasiswa diberikan kesempatan untuk memahami karakteristik dan fungsi ekosistem hutan gambut dan ekosistem hutan mangrove.

Pada hari pertama, mahasiswa diajak untuk mempelajari ekosistem hutan gambut di Hutan Sekitar Gedung Kampus Baru. Mereka berkesempatan untuk melakukan pengamatan langsung terhadap tumbuhan, tanah gambut, dan keanekaragaman hayati yang ada dalam ekosistem tersebut. Mahasiswa juga belajar untuk mengenal jenis pohon dan tumbuhan serta peran penting hutan gambut dalam penyimpanan karbon, konservasi air, dan habitat bagi flora dan fauna endemik.

Selanjutnya, pada hari kedua, mahasiswa mengunjungi Mempawah Mangrove Park untuk mempelajari ekosistem hutan mangrove. Mereka melakukan kegiatan pengamatan dan identifikasi spesies mangrove, serta memahami adaptasi tumbuhan dan hewan terhadap lingkungan pesisir. Mahasiswa juga mendiskusikan peran ekosistem hutan mangrove dalam mitigasi bencana alam, pemulihan ekosistem pesisir, dan pentingnya konservasi mangrove.

“Dalam praktikum ini, kami ingin memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa untuk memahami keunikan dan pentingnya ekosistem hutan gambut dan mangrove. Kami berharap praktikum ini dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang konservasi hutan dan keberlanjutan lingkungan,” kata Dr. Ir. Farah Diba, S.Hut, M.Si, Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura.

Partisipasi dalam praktikum Pengenalan Ekosistem Hutan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung keindahan dan keberagaman ekosistem hutan. Praktikum ini juga menjadi ajang untuk menggali pengetahuan praktis dan keterampilan lapangan yang akan berguna dalam karir mereka di bidang kehutanan dan konservasi alam.

“Kami merasa sangat beruntung mendapatkan kesempatan untuk belajar dan mengenal ekosistem hutan gambut dan mangrove secara langsung. Praktikum ini memberikan pengalaman yang tak terlupakan dan membuat kami semakin termotivasi untuk menjaga kelestarian hutan dan lingkungan,” ungkap salah satu mahasiswa peserta praktikum.

Kegiatan praktikum Pengenalan Ekosistem Hutan ini menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan tinggi dalam bidang kehutanan dapat memberikan pemahaman mendalam dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian ekosistem hutan dan upaya keberlanjutan lingkungan.

Bagikan :

Temukan Berita Lainnya

Foto bersama seluruh peserta Konsultasi Publik Revisi Dokumen RKTP Kalimantan Barat 2016-2036.
Sinergi Strategis Akademisi Fahutan UNTAN dan DLHK Kalbar: Rumuskan Dokumen Makro Revisi RKTP 2016-2036 Berbasis Multiusaha
Suasana rapat koordinasi tim penyusun Cagar Biosfer MATA PANDAWA di Pontianak.
Sinergi Lintas Sektor: Rapat Koordinasi Tim Penyusun Cagar Biosfer MATA PANDAWA
Praktisi alumni Dedi Armayadi memaparkan materi komersialisasi produk kayu di RAMIN Series-56 Fahutan UNTAN.
RAMIN Series-56 Fahutan UNTAN Bahas Komersialisasi Produk Kayu, Legalitas, dan Ekonomi Sirkuler
Dr Sarah Augustina dari BRIN memaparkan materi impregnasi kayu di Ramin Series-55 UNTAN.
Ramin Series-55: Fahutan UNTAN Gandeng Pakar BRIN Bedah Teknologi Impregnasi untuk Peningkatan Kualitas Kayu

Tag

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Ingin mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai berita atau detail teknis terkait pengumuman ini? Jangan ragu untuk menghubungi Tim Media Center Laboratorium Terpadu Fahutan UNTAN.