Hotplate adalah perangkat laboratorium yang digunakan untuk memanaskan larutan atau sampel cair secara merata dan terkontrol. Alat ini merupakan alternatif yang lebih aman dibandingkan pembakar Bunsen karena tidak menggunakan api terbuka. Di laboratorium, hotplate sering digunakan dalam proses pelarutan zat, pemanasan media kultur, atau reaksi kimia yang memerlukan suhu konstan dalam jangka waktu tertentu.
Hotplate
Jasa Peminjaman Alat
Kode Alat :
-
Ketersediaan Unit :
3/3
Laboratorium :
Prinsip Kerja Alat:
- Konduksi Termal:Â Menggunakan elemen pemanas listrik (resistor) yang terletak di bawah pelat atas (biasanya terbuat dari keramik atau aluminium) untuk menghantarkan panas ke wadah sampel.
- Distribusi Panas Merata:Â Desain pelat atas memastikan panas tersebar secara seragam ke seluruh permukaan bawah wadah (seperti beaker atau erlenmeyer) untuk menghindari pemanasan titik (hot spots).
- Kontrol Termostatik:Â Dilengkapi dengan sensor suhu dan sistem kontrol (analog atau digital) yang memungkinkan pengguna mengatur tingkat panas sesuai dengan titik didih atau kebutuhan reaksi larutan.
- Induksi Magnetik (Khusus Hotplate Stirrer):Â Banyak model hotplate modern dilengkapi dengan fungsi pengaduk (stirrer) yang menggunakan medan magnet berputar untuk menggerakkan batang pengaduk (magnetic stir bar) di dalam larutan.
Cara Pemakaian Alat:
- Persiapan Tempat:Â Letakkan hotplate di atas meja laboratorium yang datar, stabil, dan tahan panas. Pastikan kabel daya tidak menyentuh permukaan pelat pemanas.
- Penempatan Sampel:Â Masukkan larutan ke dalam wadah gelas borosilikat (seperti beaker atau erlenmeyer). Letakkan wadah tepat di tengah permukaan pelat hotplate.
- Pengaturan Pengadukan (Jika Perlu): Jika menggunakan fitur pengaduk, masukkan magnetic stir bar ke dalam larutan secara perlahan, lalu aktifkan tombol pengaduk (stir) dan atur kecepatannya secara bertahap.
- Pengaturan Suhu:Â Nyalakan tombol daya utama, kemudian putar kenop atau tekan tombol panel digital untuk mengatur suhu pemanasan yang diinginkan.
- Pemantauan:Â Pantau suhu larutan menggunakan termometer eksternal jika diperlukan akurasi tinggi, terutama jika hotplate tidak memiliki sensor suhu internal untuk larutan.
- Selesai Pemanasan:Â Setelah proses selesai, putar semua kenop ke posisi nol atau matikan daya. Angkat wadah sampel menggunakan penjepit atau sarung tangan tahan panas.
- Pendinginan dan Pembersihan:Â Biarkan pelat hotplate mendingin secara alami sebelum dibersihkan. Jangan menyentuh permukaan pelat saat indikator panas masih menyala. Bersihkan tumpahan zat kimia segera setelah pelat dingin untuk mencegah korosi.
Prinsip Kerja Alat:
Cara Pemakaian Alat:
Prosedur Peminjaman Dan Layanan Alat Riset
Guna memastikan kelancaran riset dan validitas pengujian Anda menggunakan fasilitas instrumen laboratorium, Tim Laboratorium Terpadu Fahutan UNTAN siap melayani Anda. Jangan ragu untuk menghubungi admin kami untuk berkonsultasi mengenai spesifikasi teknis alat, ketersediaan jadwal penggunaan (booking slot), unit laboratorium penanggung jawab, hingga mekanisme operasional dan kalibrasi alat di lapangan. Kami berkomitmen menyediakan layanan instrumen riset terbaik guna mendukung keberhasilan analisis dan pengembangan data ilmiah kedinasan, akademik, maupun industri Anda.
- [email protected]
- 0899-0695-566
Unit Laboratorium Lainnya
Inventaris Lainnya
Tally Counter merupakan alat penghitung mekanis atau digital yang digunakan untuk menghitung jumlah objek,...
Teropong Binokular merupakan alat optik yang digunakan untuk mengamati objek pada jarak jauh dengan memperbesar...
Mesin Ketam Makita M1901B (sering juga disebut serut kayu elektrik atau pasah listrik) adalah perkakas...
No posts found
Butuh Bantuan?
Mengalami kendala saat menggunakan alat atau ingin melaporkan kerusakan? Jangan ragu untuk menghubungi tim Laboratorium terpadu Fahutan Untan.
- [email protected]
- 0899-0695-566