Ternyata banyak manfaatnya! Inilah produk dari sisa organik yang baik untuk kelestarian lingkungan

Produk lain yang juga dikembangkan oleh Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura Pontianak adalah eco enzyme yang merupakan produk dari sisa organik yang memiliki banyak manfaat.

Eco enzyme ini adalah hasil dari fermentasi limbah dapur organik semisal ampas buah dan sayuran, gula (gula coklat, gula merah atau gula tebu), dan juga air.

Ia memiliki warna cokelat gelap dan memiliki aroma fermentasi asam manis yang cukup kuat.

Eco enzyme bisa menjadi cairan serbaguna dan pengaplikasinya meliputi rumah tangga, pertanian, atau untuk peternakan.

Pada dasarnya, eco enzyme ini akan mempercepat reaksi bio-kimia di alam untuk menghasilkan enzim yang berguna menggunakan ampas buah atau sayuran.

Pengolahan sampah organik ini bisa menjadi salah satu cara manajemen sampah yang memanfaatkan sisa-sisa dapur untuk sesuatu yang sangat bermanfaat.

Jadi, eco enzyme juga bisa mengurangi gas rumah kaca dan mencegah efek rumah kaca yang berlebihan yang berujung pada pemanasan global.

Eco enzyme ini memiliki segudang manfaat, antara lain :

1. Cairan Pembersih Serbaguna
Cairan eco enzyme bisa digunakan untuk membersihkan seluruh rumah, baju, bahkan untuk mencuci sayur dan buah juga.

2. Pupuk Tanaman
Selain untuk bersih-bersih, eco enzyme juga cocok untuk berkebun.

Ini berguna untuk pupuk tanaman karena ia bisa menyuburkan tanah dan tanaman, menghilangkan hama, dan meningkatkan kualitas dan rasa buah dan sayuran.

3. Pengusir Hama
Eco enzyme efektif untuk mengusir hama tanaman, seperti anggrek dan sayur-sayuran bahkan hama atau hewan yang kerap mengganggu di sekitar rumah.

Misalnya kecoa, semut, lalat, nyamuk, dan serangga lainnya.

4. Melestarikan Lingkungan
Larutan pembersih komersial yang ada sekarang kerap kali mengandung berbagai jenis senyawa kimia seperti fosfat, nitrat, amonia, klorin dan senyawa lain.

Mereka berpotensi mencemari udara, tanah, air tanah, sungai, dan laut.

Penggunaan cairan organik ini sebagai larutan pembersih alami berkontribusi menjaga lingkungan.

Para ahli mengklaim, 1 liter larutan cairan organik ini bisa membersihkan hingga 1000 liter air sungai yang tercemar.

Jadi Penggunaan eco enzyme, Moms telah berkontribusi dalam pelestarian lingkungan di sekitar.

Bagikan :

Temukan Berita Lainnya

Foto bersama 490 mahasiswa baru Generasi TENGKAWANG dan pimpinan Fahutan UNTAN pada penutupan PKKMB dan Matrikulasi 2026.
Rangkaian PKKMB dan Matrikulasi Fahutan UNTAN 2026 Resmi Ditutup: Dekan Sambut 490 Mahasiswa Baru Gen TENGKAWANG Menuju Petualangan Akademik
Tim pendamping Fahutan UNTAN dan warga berfoto bersama usai FGD IMAS Desa Mandiri Peduli Gambut di Kubu Raya.
Dari Pemetaan Bersama, Menuju Program Desa Mandiri Peduli Gambut yang Lebih Tepat Sasaran
Foto bersama seluruh civitas akademika dan mahasiswa Fakultas Kehutanan UNTAN usai Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Rektorat.
Fakultas Kehutanan UNTAN Hadir Memeriahkan Upacara HUT ke-81 Republik Indonesia
Penandatanganan kerja sama riset antara Fahutan UNTAN, PKR Mikroba Karst UNHAS, dan BRIN.
Perkuat Kolaborasi Riset Nasional: Fahutan UNTAN Resmi Jalin Kerja Sama dengan PKR Mikroba Karst UNHAS–BRIN

Tag

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Ingin mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai berita atau detail teknis terkait pengumuman ini? Jangan ragu untuk menghubungi Tim Media Center Laboratorium Terpadu Fahutan UNTAN.