Lab. Silvikultur dan Bioteknologi Hutan

Inokulum FMA: SILVAMIKO

SILVAMIKO merupakan produk unggulan hasil inovasi Laboratorium Silvikultur dan Bioteknologi Hutan yang diformulasikan khusus untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan tanaman secara alami. Produk ini mengandung inokulum fungi mikoriza arbuskula (FMA) aktif yang dipadukan dengan media pembawa zeolit berkualitas, sehingga mampu menjaga viabilitas propagul dan meningkatkan efektivitas aplikasi di lapangan. Dengan kemampuan membentuk simbiosis mutualisme pada […]

Inokulum FMA: SILVAMIKO Read More »

Foto sampel dengan Inverted Microscope

Layanan dokumentasi dan fotografi sampel menggunakan inverted microscope yang dirancang khusus untuk mengamati objek dalam wadah kultur seperti cawan petri atau flask. Metode ini memungkinkan pengamatan tanpa mengganggu kondisi sampel, sehingga sangat cocok untuk kultur sel, jaringan, maupun mikroorganisme hidup. Hasil foto memiliki resolusi tinggi dan dapat digunakan untuk keperluan analisis, publikasi, maupun dokumentasi laboratorium.

Foto sampel dengan Inverted Microscope Read More »

Karakterisasi spora FMA

Layanan ini mencakup identifikasi dan karakterisasi morfologi spora fungi mikoriza arbuskula. Analisis dilakukan berdasarkan parameter seperti bentuk, ukuran, warna, struktur dinding spora, serta tipe hifa yang melekat. Pengamatan dilakukan menggunakan mikroskop dengan teknik preparasi khusus untuk memastikan kejelasan struktur. Hasil dapat digunakan untuk identifikasi hingga tingkat genus atau spesies tertentu (tergantung kualitas sampel).

Karakterisasi spora FMA Read More »

Kepadatan spora FMA

Layanan ini bertujuan untuk menghitung jumlah spora fungi mikoriza arbuskula dalam sampel tanah atau media tanam. Ekstraksi spora dilakukan menggunakan metode penyaringan basah (wet sieving) dan sentrifugasi gradien, kemudian dihitung secara mikroskopis. Hasil disajikan dalam jumlah spora per gram tanah atau media.

Kepadatan spora FMA Read More »

Kolonisasi/infeksi fungi mikoriza arbuskula pada sampel akar

Pengujian ini digunakan untuk mengukur tingkat infeksi atau kolonisasi fungi mikoriza arbuskula pada jaringan akar tanaman. Analisis dilakukan melalui proses clearing dan staining akar, kemudian diamati di bawah mikroskop untuk mengidentifikasi struktur khas seperti arbuskula, vesikula, dan hifa internal. Hasil dinyatakan dalam persentase kolonisasi akar (%), yang menggambarkan tingkat keberhasilan simbiosis antara fungi dan tanaman.

Kolonisasi/infeksi fungi mikoriza arbuskula pada sampel akar Read More »

Total propagul mikoriza arbuskula (MA) asal produk inokulum

Layanan ini bertujuan untuk menentukan jumlah total propagul aktif mikoriza arbuskula dalam suatu produk inokulum. Propagul mencakup spora, hifa, dan fragmen akar terkolonisasi yang berpotensi menginfeksi tanaman. Pengujian dilakukan menggunakan metode Most Probable Number (MPN) atau teknik serupa yang mengukur kemampuan propagul dalam mengkolonisasi tanaman inang pada kondisi terkontrol. Hasil analisis dinyatakan dalam jumlah propagul

Total propagul mikoriza arbuskula (MA) asal produk inokulum Read More »

Sudip

Sudip atau spatula laboratorium adalah alat kecil yang digunakan untuk mengambil, memindahkan, atau menimbang bahan kimia padat dalam jumlah kecil. Alat ini biasanya terbuat dari logam (stainless steel) atau plastik, dengan bentuk ujung yang pipih atau sedikit melengkung.

Sudip Read More »

Tabung Reaksi

Tabung reaksi adalah alat gelas laboratorium berbentuk silinder kecil dengan ujung bawah membulat yang digunakan untuk menampung, mencampur, dan memanaskan sampel dalam jumlah kecil. Tabung reaksi umumnya terbuat dari kaca tahan panas sehingga dapat digunakan dalam berbagai proses praktikum kimia dan mikrobiologi.

Tabung Reaksi Read More »