Furnace

Jasa Peminjaman Alat

Furnace merupakan alat dengan prinsip kerja alat ini didasarkan pada konversi energi listrik menjadi energi panas untuk mencapai suhu yang sangat tinggi, biasanya digunakan untuk analisis kadar abu atau perlakuan panas bahan.

Harga : Rp. 50.000 – 75.000,- / sampel

Kode Alat :

-

Ketersediaan Unit :

1/1

Laboratorium :

Petunjuk Dasar Penggunaan

  1. Pastikan selalu menggunakan alat pelindung diri (APD), termasuk sarung tangan tahan panas, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, terutama saat membuka pintu atau menangani sampel panas
  2. Jangan mengoperasikan tungku di atas suhu maksimum yang ditentukan untuk mencegah kerusakan alat dan potensi bahaya.
  3. Pastikan kabel listrik, steker, dan colokan listrik yang digunakan untuk tebal dan tahan panas.
  4. Pastikan kabel listrik dicabut dari sumber listrik sebelum memasukkan atau mengeluarkan benda untuk mencegah sengatan listrik.
  5. Jangan pernah memasukkan cairan atau larutan apa pun ke dalam tungku.
  6. Jangan membuka pintu tungku lama dan/atau dengan maksud mendinginkan alat dengan cepat.
  7. Tunggu hingga suhu tungku turun secara signifikan dalam keadaan tertutup (menunggu suhu turun di bawah 400°C untuk mengeluarkan sampel dan menutup kembali pintu hingga suhu tungku turun di bawah 100°C sebelum mematikan alat).
  8. Sampel yang dikeluarkan harus diberi label panas dengan jelas.
  9. Tungku harus menjalani inspeksi dan pengujian K3 secara berkala untuk mengidentifikasi potensi bahaya seperti ledakan atau kebakaran.

Prosedur Kerja

  1. Siapkan bahan sampel dalam wadah yang sesuai (misalnya, krus porselen) yang dapat menahan suhu tinggi.
  2. Sambungkan steker ke sumber listrik.
  3. Tekan tombol daya ON/OFF untuk menghidupkan unit. Tunggu sebentar hingga tampilan menyala.
  4. Jika diperlukan, panaskan tungku terlebih dahulu hingga suhu yang diinginkan. Suhu maksimal tungku ini bisa mencapai 1100 ºC, namun disarankan hingga 900 ºC untuk menjaga kondisi alat.
  5. Tutup pintu dan atur suhu yang diinginkan serta waktu proses melalui panel kontrol. Tungku memanaskan bahan sampel dalam ruang pemanasnya
  6. Buka pintu tungku dan letakkan sampel di dalamnya menggunakan penjepit atau sarung tangan tahan panas untuk menghindari luka bakar karena permukaan yang panas.
  7. Tunggu hingga proses pemanasan selesai. Termokopel di dalam alat akan mengukur suhu secara akurat
  8. Setelah waktu yang ditentukan habis dan suhu turun ke tingkat yang aman, buka pintu tungku. Ambil sampel menggunakan alat yang sesuai.
  9. Tunggu suhu unit hingga di bawah 100 ºC, baru tekan tombol daya OFF untuk matikan unit dan cabut sambungan listrik dari sumber listrik.

Pemeliharaan

  1. Pemeriksaan Harian: Lakukan pemeriksaan visual sebelum dan sesudah pemakaian alat untuk memastikan tidak ada kerusakan fisik atau kotoran yang menumpuk, terutama pada bagian pintu, elemen pemanas (di dalam), dan panel kontrol. Pastikan segel pintu dalam kondisi baik untuk insulasi panas yang optimal.
  2. Jaga Kebersihan: Bersihkan alat secara rutin menggunakan kain lembut dan kering. Hindari penggunaan spons kasar atau bahan kimia korosif yang dapat merusak permukaan atau komponen sensitif. Pastikan alat dalam keadaan mati dan dingin sebelum dibersihkan. Jaga kebersihan area kerja di sekitar mesin.
  3. Penggunaan Alat: Selalu matikan mesin dan cabut steker dari sumber listrik (atau matikan dari panel utama) setelah selesai digunakan dalam jangka waktu lama. Pastikan bahan atau sampel yang akan dipanaskan ditempatkan dengan benar di dalam tungku, hindari kontak langsung dengan elemen pemanas. Gunakan suhu dan waktu pemanasan yang tepat sesuai kebutuhan aplikasi.
  4. Kondisi Lingkungan: Simpan alat ini di tempat yang kering, bersih, dan memiliki ventilasi yang baik. Hindari kontak langsung dengan bahan kimia yang mungkin korosif. Gunakan penutup atau pelindung saat alat tidak digunakan untuk menghindari penumpukan debu.
  5. Pemeriksaan Berkala: Periksa kabel listrik dan sambungan terminal secara berkala untuk memastikan tidak ada kerusakan atau kelonggaran. Amati kinerja mesin saat digunakan; laporkan kelainan seperti suara bising, panas berlebih pada bagian luar yang tidak seharusnya, atau pembacaan suhu yang tidak stabil kepada pihak yang berwenang atau teknisi.
  6. Kalibrasi Berkala: Lakukan kalibrasi sensor suhu (termokopel) dan sistem kontrol secara berkala untuk memastikan keakuratan pembacaan dan hasil pemanasan. Kalibrasi ini harus dilakukan oleh teknisi yang tersertifikasi.

Prosedur Peminjaman Dan Layanan Alat Riset

Guna memastikan kelancaran riset dan validitas pengujian Anda menggunakan fasilitas instrumen laboratorium, Tim Laboratorium Terpadu Fahutan UNTAN siap melayani Anda. Jangan ragu untuk menghubungi admin kami untuk berkonsultasi mengenai spesifikasi teknis alat, ketersediaan jadwal penggunaan (booking slot), unit laboratorium penanggung jawab, hingga mekanisme operasional dan kalibrasi alat di lapangan. Kami berkomitmen menyediakan layanan instrumen riset terbaik guna mendukung keberhasilan analisis dan pengembangan data ilmiah kedinasan, akademik, maupun industri Anda.

Unit Laboratorium Lainnya

Inventaris Lainnya

Makita Band Saw LB1200F - Copy
Makita Band Saw LB1200F
Makita Band Saw LB1200F (gergaji pita atau gergaji selendang) adalah perkakas mesin stasioner bertenaga...
gelas-ukur
Gelas Ukur
Gelas ukur adalah alat laboratorium berbentuk silinder tinggi dan sempit yang digunakan untuk mengukur...
ALAT LAB-119
Timbangan Analitik
Timbangan Analitik (Analytical Balance) merupakan alat laboratorium yang digunakan untuk mengukur massa...

Butuh Bantuan?

Mengalami kendala saat menggunakan alat atau ingin melaporkan kerusakan? Jangan ragu untuk menghubungi tim Laboratorium terpadu Fahutan Untan.