Soil pH Meter adalah instrumen laboratorium dan lapangan yang digunakan untuk mengukur tingkat keasaman atau kebasaan (alkalinitas) tanah secara presisi. Alat ini sangat krusial dalam penelitian agronomi, ilmu tanah, dan mikrobiologi tanah karena nilai pH sangat menentukan ketersediaan unsur hara bagi tanaman serta aktivitas mikroorganisme tanah (seperti fungi mikoriza).
pH Tanah
Jasa Peminjaman Alat
Kode Alat :
-
Ketersediaan Unit :
15/15
Laboratorium :
Prinsip Kerja Alat:
- Potensiometri:Â Menggunakan prinsip perbedaan potensial listrik antara elektroda kerja (elektroda kaca) dan elektroda referensi yang terendam dalam larutan tanah atau bersentuhan langsung dengan tanah lembap.
- Pertukaran Ion Hidrogen: Sensor pada ujung probe mendeteksi konsentrasi ion hidrogen dalam larutan tanah. Semakin tinggi konsentrasi ion Hidrogen, maka nilai pH akan semakin rendah (asam).
- Konversi Logaritmik: Sinyal elektrik yang dihasilkan oleh sensor diproses secara logaritmik oleh mikroprosesor menjadi skala pH digital berkisar antara 0 hingga 14.
- Kompensasi Suhu Otomatis (ATC):Â Banyak model modern dilengkapi dengan sensor suhu untuk mengoreksi pengaruh perubahan suhu tanah terhadap pembacaan nilai pH, sehingga hasil pengukuran tetap akurat.
Cara Pemakaian Alat:
- Persiapan Sampel:Â Jika mengukur langsung di lapangan, pastikan tanah dalam keadaan lembap (tidak terlalu kering atau tergenang air). Jika di laboratorium, buatlah suspensi tanah dengan mencampurkan tanah dan air distilasi (aquades) dengan perbandingan tertentu (misal 1:1 atau 1:2,5).
- Pembersihan Probe:Â Bersihkan ujung probe logam atau elektroda kaca menggunakan air distilasi dan keringkan secara perlahan dengan tisu lembut. Jangan menyentuh ujung sensor dengan tangan.
- Kalibrasi (Penting):Â Sebelum digunakan, kalibrasi alat menggunakan larutan buffer standar (biasanya pH 4.0, 7.0, dan 10.0) untuk memastikan akurasi pembacaan.
- Pengukuran Langsung: Tancapkan probe ke dalam tanah secara perlahan hingga kedalaman yang diinginkan (biasanya 5–10 cm). Pastikan tanah menempel rapat pada permukaan sensor.
- Pengukuran Suspensi:Â Jika menggunakan suspensi tanah, celupkan elektroda ke dalam beaker glass berisi campuran tanah dan air yang telah diaduk rata dan didiamkan sejenak.
- Pembacaan Hasil: Tunggu selama 1–2 menit hingga angka pada layar digital stabil. Catat nilai pH yang tertera secara teliti.
- Pembersihan Akhir:Â Angkat probe dan segera bersihkan dari sisa tanah menggunakan air mengalir atau air distilasi. Pastikan tidak ada partikel tanah yang menggores sensor.
- Penyimpanan:Â Pasang kembali penutup pelindung probe. Untuk elektroda kaca, pastikan disimpan dalam larutan penyimpanan khusus (storage solution) agar sensor tetap lembap dan berfungsi optimal.
Prinsip Kerja Alat:
Cara Pemakaian Alat:
Prosedur Peminjaman Dan Layanan Alat Riset
Guna memastikan kelancaran riset dan validitas pengujian Anda menggunakan fasilitas instrumen laboratorium, Tim Laboratorium Terpadu Fahutan UNTAN siap melayani Anda. Jangan ragu untuk menghubungi admin kami untuk berkonsultasi mengenai spesifikasi teknis alat, ketersediaan jadwal penggunaan (booking slot), unit laboratorium penanggung jawab, hingga mekanisme operasional dan kalibrasi alat di lapangan. Kami berkomitmen menyediakan layanan instrumen riset terbaik guna mendukung keberhasilan analisis dan pengembangan data ilmiah kedinasan, akademik, maupun industri Anda.
- [email protected]
- 0899-0695-566
Unit Laboratorium Lainnya
Inventaris Lainnya
Autoclave adalah alat yang digunakan untuk mensterilkan berbagai macam alat dan bahan laboratorium menggunakan...
Orbital Shaker merupakan alat laboratorium yang berfungsi untuk mengocok atau mengaduk sampel cair dalam...
Oven Laboratorium adalah perangkat pemanas tertutup yang digunakan untuk proses pengeringan, sterilisasi...
No posts found
Butuh Bantuan?
Mengalami kendala saat menggunakan alat atau ingin melaporkan kerusakan? Jangan ragu untuk menghubungi tim Laboratorium terpadu Fahutan Untan.
- [email protected]
- 0899-0695-566