Peringatan Dies Natalis ke-25: Fahutan UNTAN Luncurkan SHOREA, Gerakan Dana Abadi Beasiswa Mahasiswa

Bazaar SHOREA Mahasiswa Donasi Barang Dosen Fakultas Kehutanan
Suasana meriah bazaar SHOREA, yang menjual barang-barang sumbangan dosen. Kegiatan ini merupakan bagian dari Dies Natalis ke-25 Fahutan UNTAN. (Dok. SYLVA MEDIA)

SYLVA MEDIA, PONTIANAK – Menyatakan komitmen Fakultas terhadap pendidikan dan kesejahteraan mahasiswa, Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura (Fahutan UNTAN) menyelenggarakan SHOREA (SHARing fOR EducAtion) pada Sabtu, 8 November 2025, di Aula Meranti. Kegiatan ini merupakan salah satu acara dalam rangkaian perayaan Dies Natalis ke-25. Oleh karena itu, bazaar amal ini bertujuan mendukung pendidikan dan beasiswa bagi mahasiswa Fahutan UNTAN. SHOREA adalah inisiatif nyata untuk mendukung program Beasiswa Cendana Fahutan UNTAN.

Acara yang dihadiri Dekan, jajaran Wakil Dekan, dan Ketua Panitia Dies Natalis ini sekaligus menjadi langkah nyata komitmen Fahutan UNTAN untuk meningkatkan kesejahteraan mahasiswa.

SHOREA dan CENDANA: Solidaritas dari Dosen untuk Mahasiswa

Dekan Fahutan UNTAN, Dr. Ir. Farah Diba, S.Hut., M.Si., IPU., secara resmi membuka acara. Pertama-tama, beliau menjelaskan filosofi di balik kegiatan ini. Faktanya, dosen Fakultas Kehutanan menyumbangkan barang yang dijual.

“Poinnya adalah beasiswa ini untuk membayar UKT. Kami mengelola Dana Cendana ini secara transparan. Kami juga memberikannya secara reguler per semester,” jelas Dr. Farah Diba.

Launching SHOREA Dies Natalis 25 Fahutan UNTAN Dekan Farah Diba

Dekan Fakultas Kehutanan UNTAN, Dr. Ir. Farah Diba, S.Hut., M.Si., IPU., secara resmi membuka kegiatan SHOREA di Aula Meranti, Kampus Lama. (Dok. SYLVA MEDIA)

Selain itu, beliau menegaskan ideologi kegiatan ini: “dari kita untuk kita, from us, for us, forever forester.” Juga, Panitia memberikan voucher belanja dari donasi uang tunai beberapa dosen. Ini memperkuat sumber pendanaan CENDANA (Cendekia Dana Abadi).

Menghimpun Solidaritas dan Kebersamaan Internal CENDANA

Ketua Panitia Dies Natalis, Dr. Marwanto, S.Hut., M.Si. menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi yang menyukseskan SHOREA di tahun pertamanya. Beliau secara khusus berterima kasih kepada Ibu Dr. Siti Masito Kartikawati sebagai penggagas ide besar SHOREA dan Cendana.

Suasana bazaar berlangsung meriah dan hangat. Dekan menetapkan aturan khusus. Setiap mahasiswa hanya diperbolehkan membeli dua item per orang. Sebab, Panitia memfokuskan sementara kegiatan ini bagi mahasiswa internal Fahutan saja. Hal ini bertujuan menumbuhkan semangat kebersamaan.

Dr. Marwanto menutup sambutannya dengan harapan agar SHOREA dan program Cendana dapat terus berlanjut setiap semester. Keberhasilan ini sangat vital dalam menguatkan pendanaan berkelanjutan untuk Beasiswa Cendana Fahutan UNTAN. Oleh karena itu, Fakultas Kehutanan UNTAN pun kini memiliki sumber dana mandiri yang solid untuk mendukung pendidikan mahasiswa rimbawan.

Bagikan :

Temukan Berita Lainnya

Foto bersama seluruh peserta Konsultasi Publik Revisi Dokumen RKTP Kalimantan Barat 2016-2036.
Sinergi Strategis Akademisi Fahutan UNTAN dan DLHK Kalbar: Rumuskan Dokumen Makro Revisi RKTP 2016-2036 Berbasis Multiusaha
Suasana rapat koordinasi tim penyusun Cagar Biosfer MATA PANDAWA di Pontianak.
Sinergi Lintas Sektor: Rapat Koordinasi Tim Penyusun Cagar Biosfer MATA PANDAWA
Praktisi alumni Dedi Armayadi memaparkan materi komersialisasi produk kayu di RAMIN Series-56 Fahutan UNTAN.
RAMIN Series-56 Fahutan UNTAN Bahas Komersialisasi Produk Kayu, Legalitas, dan Ekonomi Sirkuler
Dr Sarah Augustina dari BRIN memaparkan materi impregnasi kayu di Ramin Series-55 UNTAN.
Ramin Series-55: Fahutan UNTAN Gandeng Pakar BRIN Bedah Teknologi Impregnasi untuk Peningkatan Kualitas Kayu

Tag

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Ingin mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai berita atau detail teknis terkait pengumuman ini? Jangan ragu untuk menghubungi Tim Media Center Laboratorium Terpadu Fahutan UNTAN.