SYLVA MEDIA, PONTIANAK – Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura (UNTAN) resmi melaksanakan agenda Pelepasan Sylva Camp UNTAN angkatan XL pada Senin (19/1) malam di Aula Meranti. Kegiatan ini menjadi momen krusial bagi para mahasiswa yang akan berangkat menuju Desa Simpang Kasturi, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak. Melalui program tahunan tersebut, fakultas berkomitmen memperkuat pembinaan rimbawan muda agar memiliki jati diri yang tangguh dan berintegritas tinggi dalam menjaga kelestarian hutan.
Dekan Fakultas Kehutanan UNTAN, Dr. Ir. Farah Diba, S.Hut., M.Si., IPU, memimpin langsung prosesi pelepasan tersebut. Turut hadir mendampingi, perwakilan Ikatan Alumni Kehutanan (IKAHUT) UNTAN, Albertus Tjiu, S.Hut., M.Hut, beserta jajaran pimpinan fakultas dan panitia pelaksana.
Pembinaan Karakter dan Jati Diri Rimbawan
Mengusung tema “Pengembangan Kapasitas Rimbawan yang Berintegritas dan Berintelektual”, Sylva Camp XL menjadi wahana penting dalam proses pendidikan luar kelas. Selain itu, kegiatan ini berfungsi menanamkan nilai kedisiplinan serta kepemimpinan yang beretika bagi mahasiswa kehutanan. Ibu Dekan menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya akan dilatih secara fisik, tetapi juga secara mental untuk menjaga nama baik almamater selama di Mandor.
“Sylva Camp merupakan wahana pembentukan karakter rimbawan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas, berintelektual, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap pengelolaan hutan yang berkelanjutan,” ujar Dr. Ir. Farah Diba.

Fokus dan berintegritas: Para rimbawan muda peserta Sylva Camp XL menyimak dengan saksama pesan pimpinan fakultas mengenai nilai-nilai intelektualitas dan etika lapangan. (Dok. SYLVA MEDIA)
Fakultas berharap pengalaman lapangan ini mampu membentuk karakter rimbawan muda yang siap menghadapi tantangan lingkungan global. Dengan demikian, lulusan Fahutan UNTAN memiliki bekal moral yang kuat selain kompetensi akademik yang mumpuni.
Dukungan Alumni dan Solidaritas Lapangan
Dukungan penuh juga datang dari para alumni yang menganggap kegiatan ini sebagai fondasi utama daya juang mahasiswa di dunia kerja. Lebih lanjut, Albertus Tjiu menekankan bahwa pengalaman nyata di Desa Simpang Kasturi akan menjadi modal berharga bagi karier mahasiswa ke depan. Alumni berharap solidaritas antar mahasiswa semakin kuat melalui berbagai aktivitas lapangan terstruktur yang telah dirancang panitia.
“Pengalaman di Sylva Camp akan membentuk karakter dan daya juang mahasiswa. Alumni berharap kegiatan ini dapat menjadi fondasi kuat bagi rimbawan muda dalam meniti karier dan pengabdian ke depan,” ungkap Albertus Tjiu.
Doa Bersama dan Harapan Kesuksesan
Acara pelepasan ditutup dengan sesi doa bersama agar seluruh rangkaian kegiatan di Kabupaten Landak berjalan aman dan lancar. Pada akhirnya, sesi foto bersama menjadi simbol dukungan penuh fakultas terhadap keselamatan dan kesuksesan para peserta. Oleh sebab itu, panitia terus melakukan koordinasi intensif dengan pihak desa setempat guna menjamin kualitas pembelajaran berbasis pengalaman ini.