Pengujian Kadar Holoselulosa

Pengujian Kadar Holoselulosa

Jasa Pengujian Sampel

Rp.

200.000

/

sampel

Fakultas Kehutanan

Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78124

Pengujian kadar holoselulosa bertujuan untuk menentukan kandungan total karbohidrat struktural dalam biomassa lignoselulosa, yang terdiri atas selulosa dan hemiselulosa setelah lignin dihilangkan melalui proses delignifikasi. Analisis ini banyak digunakan dalam penelitian dan pengembangan bahan baku kehutanan, pertanian, pulp dan kertas, bioenergi, biomaterial, serta berbagai produk berbasis lignoselulosa.

Data kadar holoselulosa dapat digunakan untuk:

  • Menentukan karakteristik kimia kayu dan biomassa.
  • Mendukung penelitian pemanfaatan biomassa lignoselulosa.
  • Mengevaluasi kualitas bahan baku industri pulp dan kertas.
  • Menjadi parameter dalam penelitian bioetanol, biokomposit, dan biorefinery.

Analisis dilakukan menggunakan metode standar yang mengacu pada prosedur laboratorium yang tervalidasi dengan hasil berupa persentase (%) kadar holoselulosa berdasarkan berat kering sampel.

Prosedur dan Ketentuan Analisis Sampel
Ketentuan Sampel
  • Sampel yang dikirim merupakan sampel siap uji, sehingga tidak memerlukan proses preparasi awal seperti pencacahan, penggilingan, atau pengayakan.
  • Sampel harus dalam kondisi kering dan bebas dari kontaminan seperti tanah, pasir, logam, minyak, atau bahan asing lainnya.
  • Sampel dikemas dalam wadah atau kantong plastik yang bersih, kering, dan tertutup rapat untuk mencegah penyerapan kelembapan selama pengiriman.
  • Setiap sampel harus diberi label yang jelas, meliputi:
    • Kode sampel
    • Nama sampel
    • Nama instansi atau pengirim
  • Jumlah sampel yang disarankan minimal 10–20 gram untuk setiap sampel atau sesuai kebutuhan metode pengujian.
Prosedur Analisis
  1. Sampel diterima dan dilakukan pemeriksaan administrasi serta kesesuaian kondisi fisik sampel.
  2. Sampel diregistrasi dan diberikan nomor identifikasi laboratorium.
  3. Analisis kadar holoselulosa dilakukan menggunakan metode delignifikasi sesuai prosedur laboratorium yang berlaku.
  4. Residu holoselulosa dipisahkan, dicuci hingga bebas reagen, kemudian dikeringkan hingga mencapai berat konstan.
  5. Kadar holoselulosa dihitung berdasarkan perbandingan berat holoselulosa terhadap berat kering awal sampel dan dinyatakan dalam persen (%).
  6. Hasil analisis diverifikasi sebelum diterbitkan dalam bentuk laporan hasil pengujian.
Waktu Penyelesaian
Estimasi waktu penyelesaian analisis adalah 5–10 hari kerja, tergantung jumlah sampel dan antrean pengujian.
Hasil Pengujian
Laporan hasil pengujian memuat:
  • Identitas sampel.
  • Metode analisis yang digunakan.
  • Nilai kadar holoselulosa (% berat kering).
  • Tanggal pengujian.
  • Pengesahan laboratorium.

Konsultasikan Kebutuhan Riset & Pengujian Anda

Guna memastikan akurasi hasil dan kelancaran prosedur pengujian, Tim Laboratorium Terpadu Fahutan UNTAN siap membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi admin kami untuk berkonsultasi mengenai teknis penyerahan sampel, detail tarif, ketersediaan alat, hingga prosedur kerja sama penelitian. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk mendukung keberhasilan riset Anda.

Unit Laboratorium Lainnya

Jasa Pengujian Lainnya

Karakterisasi spora FMA
Karakterisasi spora FMA
Layanan ini mencakup identifikasi dan karakterisasi morfologi spora fungi mikoriza arbuskula. Analisis...
ChatGPT Image 8 Jul 2026, 11.03
Pengeringan Bahan dan Sampel Uji
Layanan pengeringan bertujuan untuk mengurangi kadar air pada sampel hingga mencapai kondisi yang diinginkan...
Foto sampel dengan Inverted Microscope
Foto sampel dengan Inverted Microscope
Layanan dokumentasi dan fotografi sampel menggunakan inverted microscope yang dirancang khusus untuk...

Butuh Bantuan?

Bingung menentukan jenis pengujian yang tepat untuk riset Anda? Atau ingin menanyakan status sampel yang sedang dianalisis? Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Tim Laboratorium Terpadu Fahutan Untan.