Pontianak – LIKE FOREST LAB EXPO yang diselenggarakan oleh Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura (UNTAN) baru-baru ini menjadi momentum istimewa bagi Laboratorium Pengerjaan Kayu dan Kriya Hasil Hutan. Tidak sekadar hadir sebagai peserta pameran, laboratorium ini sukses menyedot perhatian sivitas akademika dan masyarakat umum, sekaligus membawa pulang penghargaan apresiasi dari pihak fakultas berkat dedikasinya dalam menghadirkan ekshibisi yang interaktif.
Berbeda dari konsep pameran statis pada umumnya, stan Laboratorium Pengerjaan Kayu dan Kriya Hasil Hutan disulap menjadi ruang etalase sekaligus simulasi bengkel kerja mini. Para pengunjung yang hadir langsung disuguhi deretan karya unggulan, mulai dari komponen moulding, furnitur custom, hingga ragam kerajinan (kriya) artistik yang secara cerdas memanfaatkan limbah kayu.
Daya tarik utama di stan ini justru terletak pada pengalaman interaktif yang ditawarkan. Pengunjung tidak hanya melihat-lihat, tetapi diajak merasakan langsung pengalaman menginspeksi kualitas produk menggunakan alat ukur presisi. Lebih jauh lagi, ekspo ini dimanfaatkan sebagai corong informasi mengenai kapasitas pelayanan unggulan yang dimiliki laboratorium. Tim secara aktif menjelaskan bahwa fasilitas woodworkshop terbuka untuk mendukung penelitian, praktikum, pelatihan seni kriya.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan penghargaan dari Fakultas Kehutanan UNTAN kepada laboratorium-laboratorium yang dinilai berkontribusi besar menyukseskan acara, termasuk Laboratorium Pengerjaan Kayu dan Kriya Hasil Hutan.
Momentum penerimaan penghargaan ini menjadi pemicu semangat baru bagi seluruh jajaran laboratorium. Ke depannya, fasilitas ini diharapkan dapat terus memperkokoh perannya sebagai motor penggerak lahirnya inovasi pengolahan hasil hutan yang aman, profesional, dan berdaya saing tinggi, sekaligus menjadi jembatan kolaborasi yang kuat antara dunia kampus dan mitra industri.