Sylva Media – Suasana berbeda terlihat di Laboratorium Kimia Hasil Hutan Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura (UNTAN). Untuk pertama kalinya, mahasiswa baru memasuki laboratorium bukan sekadar untuk melihat berbagai peralatan yang ada di dalamnya, tetapi untuk mengikuti kegiatan praktikum dan merasakan langsung pengalaman belajar di laboratorium.
Kegiatan praktikum kimia dasar tersebut menjadi salah satu pengalaman awal mahasiswa baru dalam mengenal proses pembelajaran berbasis praktik. Didampingi dosen dan tenaga laboratorium, mahasiswa diperkenalkan dengan lingkungan laboratorium, peralatan dasar, bahan yang digunakan, serta prosedur kerja yang harus dipatuhi selama kegiatan berlangsung.
Sebelum memulai praktikum, mahasiswa terlebih dahulu mendapatkan pengarahan mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Pengarahan ini diberikan untuk membangun pemahaman bahwa keselamatan menjadi bagian penting dalam setiap kegiatan laboratorium.
Mahasiswa kemudian mulai mengenal berbagai peralatan dasar yang digunakan dalam praktikum kimia. Mulai dari gelas beker, gelas ukur, erlenmeyer, pipet, tabung reaksi, hingga neraca, diperkenalkan secara langsung agar mahasiswa tidak hanya mengetahui namanya secara teori, tetapi juga memahami fungsi dan cara penggunaannya.
Kegiatan berlangsung dengan suasana antusias. Mahasiswa tampak memperhatikan penjelasan, mengamati alat, serta mencoba menggunakan beberapa peralatan di bawah arahan pendamping praktikum. Bagi mahasiswa baru, pengalaman tersebut menjadi kesempatan pertama untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja laboratorium.
Praktikum juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mulai membangun kebiasaan bekerja secara teliti, sistematis, disiplin, dan bertanggung jawab. Setiap pengukuran dan penggunaan alat perlu dilakukan sesuai prosedur agar kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan hasil pengamatan dapat diperoleh secara tepat.
Lebih dari sekadar mengenal alat dan bahan, kegiatan praktikum perdana ini menjadi langkah awal mahasiswa dalam memahami penerapan ilmu kimia dalam bidang kehutanan. Laboratorium Kimia Hasil Hutan nantinya akan menjadi salah satu ruang pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengenal berbagai analisis dan pengujian yang berkaitan dengan hasil hutan.
Bagi mahasiswa baru, hari pertama di laboratorium menjadi pengalaman yang akan menjadi bagian dari perjalanan akademik mereka di Fakultas Kehutanan UNTAN. Dari mengenal alat dan menerapkan keselamatan kerja, mahasiswa secara bertahap akan dibekali keterampilan untuk melakukan kegiatan praktikum, penelitian, hingga pengembangan ilmu di bidang kehutanan.
Melalui praktikum perdana ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami materi kimia secara teoritis, tetapi juga memiliki keterampilan dasar dan sikap kerja yang diperlukan dalam kegiatan laboratorium.
Praktikum pertama menjadi awal. Dari ruang laboratorium inilah mahasiswa mulai belajar bahwa menjadi seorang rimbawan tidak hanya tentang memahami hutan, tetapi juga tentang melakukan pengamatan, penelitian, dan mengembangkan ilmu untuk mendukung pengelolaan sumber daya hutan secara berkelanjutan.