Fakultas Kehutanan UNTAN Gelar International Summer Course, Bahas Peran Mangrove dan Gambut Dalam Mitigasi Iklim Melalui Teori dan Praktik Lapangan

Angkat Isu Ketahanan Pesisir dan Peran Hutan dalam Mitigasi Perubahan Iklim

Pontianak – Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura (UNTAN) untuk pertama kalinya menyelenggarakan International Summer Course dengan tema “Coastal Resilience and Carbon Sequestration: Exploring the Role of Mangroves and Peatlands Forest Contribution to Climate Mitigation.”

Kegiatan yang berlangsung mulai 22–31 Juli 2025 ini menghadirkan berbagai pakar nasional dan internasional dari perguruan tinggi, lembaga penelitian, pemerintah, hingga organisasi lingkungan.


Rangkaian Kegiatan

Program ini diawali dengan penyampaian teori melalui sistem daring pada 22–24 Juli 2025, dilanjutkan dengan presentasi proyek pada 25–26 Juli 2025. Peserta kemudian mengikuti field trip dan live cruise ke kawasan mangrove dan hutan gambut di PT Kandelia Alam, Kabupaten Kubu Raya, pada 27–29 Juli 2025.

Selain itu, akan dilaksanakan pula kegiatan budaya pada 30 Juli 2025 di Kota Pontianak sebagai sarana memperkenalkan kearifan lokal kepada peserta internasional. Acara ditutup dengan seremoni penutupan pada 30 Juli 2025.


Peserta dan Tujuan

Summer Course ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai negara dengan fokus pada isu keberlanjutan ekosistem pesisir, peran mangrove dan gambut dalam mitigasi perubahan iklim, serta peluang kolaborasi riset lintas negara.

Dekan Fakultas Kehutanan UNTAN, Dr. Ir. Farah Diba, S.Hut., M.Si., IPU, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal internasionalisasi Fakultas Kehutanan UNTAN sekaligus kontribusi nyata dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan solusi bagi tantangan global.


Lokasi Lapangan di PT Kandelia Alam

Sebagai salah satu highlight kegiatan, peserta summer course diajak langsung ke lapangan untuk mempelajari pengelolaan hutan mangrove berkelanjutan di PT Kandelia Alam, Kabupaten Kubu Raya. Lokasi ini dipilih karena menjadi contoh nyata keberhasilan sinergi antara konservasi ekosistem pesisir dan pemanfaatan ekonomi yang ramah lingkungan.


Kolaborasi Multi-Pihak

Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Fakultas Kehutanan UNTAN dengan berbagai mitra strategis, mulai dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, organisasi lingkungan, perguruan tinggi dalam dan luar negeri, hingga dunia usaha.

Melalui International Summer Course ini, Fakultas Kehutanan UNTAN menegaskan komitmennya sebagai pusat pendidikan tinggi yang aktif berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan hutan dan lingkungan, sekaligus membuka ruang jejaring global bagi mahasiswa dan peneliti.

Bagikan :

Temukan Berita Lainnya

Foto bersama 490 mahasiswa baru Generasi TENGKAWANG dan pimpinan Fahutan UNTAN pada penutupan PKKMB dan Matrikulasi 2026.
Rangkaian PKKMB dan Matrikulasi Fahutan UNTAN 2026 Resmi Ditutup: Dekan Sambut 490 Mahasiswa Baru Gen TENGKAWANG Menuju Petualangan Akademik
Tim pendamping Fahutan UNTAN dan warga berfoto bersama usai FGD IMAS Desa Mandiri Peduli Gambut di Kubu Raya.
Dari Pemetaan Bersama, Menuju Program Desa Mandiri Peduli Gambut yang Lebih Tepat Sasaran
Foto bersama seluruh civitas akademika dan mahasiswa Fakultas Kehutanan UNTAN usai Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Rektorat.
Fakultas Kehutanan UNTAN Hadir Memeriahkan Upacara HUT ke-81 Republik Indonesia
Penandatanganan kerja sama riset antara Fahutan UNTAN, PKR Mikroba Karst UNHAS, dan BRIN.
Perkuat Kolaborasi Riset Nasional: Fahutan UNTAN Resmi Jalin Kerja Sama dengan PKR Mikroba Karst UNHAS–BRIN

Tag

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Ingin mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai berita atau detail teknis terkait pengumuman ini? Jangan ragu untuk menghubungi Tim Media Center Laboratorium Terpadu Fahutan UNTAN.