Lab. Silvikultur dan Bioteknologi Hutan

Inkubator

Inkubator adalah alat laboratorium yang dilengkapi dengan sistem untuk mempertahankan suhu dan kelembaban selama masa inkubasi sehingga mikroba dapat tumbuh secara baik. Prinsip kerja inkubator mikrobiologi secara umum adalah alat ini mengubah energi listrik menjadi energi panas. Dengan adanya kawat nikelin / resistor menghambat aliran elektron yang berjalan sehingga meningkatkan panas di dalam ruang / […]

Inkubator Read More »

Termometer Tanah

Termometer Tanah adalah instrumen laboratorium dan lapangan yang dirancang khusus untuk mengukur suhu di dalam lapisan tanah pada kedalaman tertentu. Alat ini memiliki struktur yang lebih kokoh dibandingkan termometer udara biasa, sering kali dilengkapi dengan batang logam (probe) yang panjang dan tajam. Pemantauan suhu tanah sangat penting dalam studi ekologi, mikrobiologi tanah, dan agronomi karena

Termometer Tanah Read More »

pH Tanah

Soil pH Meter adalah instrumen laboratorium dan lapangan yang digunakan untuk mengukur tingkat keasaman atau kebasaan (alkalinitas) tanah secara presisi. Alat ini sangat krusial dalam penelitian agronomi, ilmu tanah, dan mikrobiologi tanah karena nilai pH sangat menentukan ketersediaan unsur hara bagi tanaman serta aktivitas mikroorganisme tanah (seperti fungi mikoriza).

pH Tanah Read More »

Thermo Hygrometer

Thermo Hygrometer adalah instrumen laboratorium yang digunakan untuk mengukur dua parameter lingkungan sekaligus, yaitu suhu udara (temperatur) dan kelembapan relatif (Relative Humidity/RH). Alat ini sangat penting dalam pemantauan kondisi ruang laboratorium, inkubator, serta ruang penyimpanan bahan kimia atau sampel biologis sensitif guna memastikan stabilitas lingkungan tetap terjaga sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Thermo Hygrometer Read More »

Lux Meter

Lux Meter adalah instrumen laboratorium portabel yang digunakan untuk mengukur intensitas pencahayaan atau tingkat kecerahan cahaya di suatu area tertentu. Dalam penelitian biologi dan pertanian, alat ini sangat penting untuk memantau kondisi lingkungan pada percobaan fotosintesis, pertumbuhan tanaman di dalam growth chamber, atau pengaturan intensitas cahaya pada inkubator mikrobiologi guna memastikan parameter lingkungan sesuai dengan

Lux Meter Read More »

Vortex Mixer

Vortex Mixer adalah perangkat laboratorium sederhana namun esensial yang digunakan untuk mencampur larutan dalam wadah kecil, seperti tabung reaksi atau tabung mikro (Eppendorf), secara cepat dan homogen. Alat ini sangat berguna dalam berbagai prosedur biologi molekuler, mikrobiologi, dan biokimia, seperti melarutkan pelet sel, mencampur reagen PCR, atau menghomogenkan suspensi mikroba sebelum dilakukan pengenceran.

Vortex Mixer Read More »

Shaker

Shaker Laboratorium adalah perangkat mekanis yang digunakan untuk mengaduk atau mencampur larutan dalam wadah (seperti erlenmeyer atau tabung reaksi) dengan gerakan konstan dan terkontrol. Alat ini merupakan instrumen vital dalam laboratorium mikrobiologi dan bioteknologi untuk proses kultivasi mikroorganisme, ekstraksi zat aktif, serta homogenisasi larutan kimia yang memerlukan aerasi atau pencampuran dalam jangka waktu lama.

Shaker Read More »

Saringan Bertingkat

Saringan Bertingkat adalah rangkaian ayakan dengan ukuran pori (mesh size) yang berbeda-beda, disusun secara vertikal dari ukuran terbesar hingga terkecil. Dalam studi mikologi dan ekologi tanah, alat ini digunakan untuk teknik penyaringan basah (wet sieving) guna memisahkan spora Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) dari partikel tanah dan debris organik berdasarkan perbedaan ukuran partikel.

Saringan Bertingkat Read More »