Pengujian kadar holoselulosa bertujuan untuk menentukan kandungan total karbohidrat struktural dalam biomassa lignoselulosa, yang terdiri atas selulosa dan hemiselulosa setelah lignin dihilangkan melalui proses delignifikasi. Analisis ini banyak digunakan dalam penelitian dan pengembangan bahan baku kehutanan, pertanian, pulp dan kertas, bioenergi, biomaterial, serta berbagai produk berbasis lignoselulosa.
Data kadar holoselulosa dapat digunakan untuk:
- Menentukan karakteristik kimia kayu dan biomassa.
- Mendukung penelitian pemanfaatan biomassa lignoselulosa.
- Mengevaluasi kualitas bahan baku industri pulp dan kertas.
- Menjadi parameter dalam penelitian bioetanol, biokomposit, dan biorefinery.
Analisis dilakukan menggunakan metode standar yang mengacu pada prosedur laboratorium yang tervalidasi dengan hasil berupa persentase (%) kadar holoselulosa berdasarkan berat kering sampel.