Modernisasi Kurikulum: Fahutan UNTAN Dukung Program ROCKET untuk Pendidikan Konservasi Berbasis Teknologi

Rapat pimpinan Fahutan UNTAN dengan Dr Gary Shapiro membahas modernisasi kurikulum melalui Program ROCKET.
Sinergi Akademik: Suasana rapat di Ruang Senat terkait rencana integrasi teknologi LiDAR dan AI ke dalam mata kuliah Biometrika. (Dok. SYLVA MEDIA).

SYLVA MEDIA, PONTIANAK — Fakultas Kehutanan (Fahutan) Universitas Tanjungpura (UNTAN) memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan kehutanan berstandar global melalui dukungan terhadap Program Percontohan ROCKET (Rainforest Orangutan Conservation Knowledge and Education with Technology). Inisiatif ini merupakan kolaborasi strategis antara Lord of the Trees (LOTT) dan Orang Utan Republik Foundation (OURF).

Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi antara Dekan Fahutan UNTAN, Dr. Ir. Farah Diba, S.Hut, M.Si, IPU., bersama President & Co-Founder OURF, Dr. Gary Shapiro, pada Jumat, 6 Maret 2026, di Ruang Rapat Senat.

Integrasi Teknologi Tinggi dalam Mata Kuliah

Program ROCKET dirancang untuk memperkaya kurikulum tradisional dengan memperkenalkan mahasiswa pada teknologi modern yang menjadi standar di sektor konservasi dunia. Modul pengayaan ini akan diintegrasikan langsung ke dalam mata kuliah:

  • Biometrika dan Inventarisasi Hutan (KHU 2313).
  • Praktikum Biometrika dan Inventarisasi Hutan (KHU 2314).

Mahasiswa Semester 3 akan mulai mendapatkan materi ini pada Agustus 2026. Teknologi yang dipelajari mencakup penggunaan LiDAR, survei menggunakan drone, pengumpulan data seluler, hingga identifikasi spesies berbasis Kecerdasan Buatan (AI).

Sertifikasi Internasional dan Kuliah Umum

Selain pengayaan materi, program ini menawarkan jalur sertifikasi profesional. Mahasiswa yang menyelesaikan modul akan menerima LOTT High-Tech Conservation Certificate. Sertifikat ini menjadi modal penting bagi mahasiswa, terutama para penerima beasiswa OURF, untuk meningkatkan daya saing di dunia kerja global.

Sebagai pembuka rangkaian kerja sama, Dr. Gary Shapiro dijadwalkan akan memberikan Kuliah Umum (General Lecture) bagi seluruh mahasiswa Fahutan UNTAN pada Juli 2026 mendatang.

Inovasi Social Credits dan Keberlanjutan

Fahutan UNTAN juga mendukung model pendanaan inovatif berbasis Social Credits. Dampak sosial dari pelatihan mahasiswa akan dikonversi menjadi kredit yang dapat dimonetisasi untuk mendukung dana pendidikan konservasi secara berkelanjutan di fakultas.

Saat ini, kedua belah pihak tengah menyusun draf Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA). Pihak fakultas juga berkomitmen memfasilitasi kebutuhan sarana prasarana serta mendukung administrasi pembebasan pajak untuk bantuan peralatan teknologi dari mitra luar negeri.

Kunjungan President Orang Utan Republik Foundation Dr Gary Shapiro di Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura UNTAN.

Kemitraan Global: Foto bersama di depan gedung fakultas sebagai simbol dukungan Fahutan UNTAN terhadap inisiatif konservasi modern ROCKET. (Dok. SYLVA MEDIA).

Bagikan :

Temukan Berita Lainnya

Foto bersama tim pendamping Fahutan UNTAN, perangkat desa, dan pengurus TK-PPEG pada penyusunan RKM DMPG Kubu Raya.
Fahutan UNTAN Dampingi Penyusunan RKM di 7 Desa Sasaran Program Desa Mandiri Peduli Gambut Kalbar 2026
Foto bersama Menteri Kehutanan Republik Indonesia
Fakultas Kehutanan UNTAN Hadiri Rakor Pengendalian Karhutla Bersama Menteri Kehutanan RI
Foto bersama 490 mahasiswa baru Generasi TENGKAWANG dan pimpinan Fahutan UNTAN pada penutupan PKKMB dan Matrikulasi 2026.
Rangkaian PKKMB dan Matrikulasi Fahutan UNTAN 2026 Resmi Ditutup: Dekan Sambut 490 Mahasiswa Baru Gen TENGKAWANG Menuju Petualangan Akademik
Tim pendamping Fahutan UNTAN dan warga berfoto bersama usai FGD IMAS Desa Mandiri Peduli Gambut di Kubu Raya.
Dari Pemetaan Bersama, Menuju Program Desa Mandiri Peduli Gambut yang Lebih Tepat Sasaran

Tag

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Ingin mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai berita atau detail teknis terkait pengumuman ini? Jangan ragu untuk menghubungi Tim Media Center Laboratorium Terpadu Fahutan UNTAN.