Pengujian kadar abu (ash content) dan volatile matter merupakan analisis yang bertujuan untuk menentukan karakteristik fisikokimia suatu bahan melalui pengukuran kandungan residu mineral (abu) dan kadar zat mudah menguap. Kedua parameter ini banyak digunakan untuk mengevaluasi kualitas biomassa, arang, biochar, briket, pelet, kayu, limbah pertanian, serta bahan padat lainnya.
Kadar abu menunjukkan jumlah residu anorganik yang tertinggal setelah sampel dibakar pada suhu tinggi, sedangkan volatile matter menunjukkan jumlah komponen yang menguap akibat pemanasan pada kondisi tertentu. Hasil pengujian dinyatakan dalam persentase (%) dan dapat digunakan sebagai parameter mutu untuk kegiatan penelitian, pengembangan produk, maupun pengendalian kualitas