Upaya bersama untuk menghadapi tantangan di masa depan

Agroforestri tengkawang adalah sistem pertanian berkelanjutan yang mengintegrasikan penanaman pohon tengkawang dengan tanaman pangan. Karena nilai ekonominya yang tinggi, pohon tengkawang telah menjadi sumber pendapatan utama bagi banyak petani di Indonesia.

Namun, seperti halnya banyak sistem pertanian lainnya, agroforestri tengkawang juga menghadapi tantangan dan perubahan di masa depan. Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh petani adalah perubahan iklim dan pola cuaca yang tidak dapat diprediksi dengan pasti. Hal ini dapat memengaruhi hasil panen dan kualitas biji tengkawang.

Selain itu, pembangunan infrastruktur dan urbanisasi juga dapat memengaruhi luasan lahan yang tersedia untuk pertanian, termasuk agroforestri tengkawang. Selain itu, perubahan sosial dan ekonomi juga dapat memengaruhi pola konsumsi dan permintaan pasar untuk produk tengkawang.

Untuk mengatasi tantangan ini, para petani harus terus memperkuat keterampilan mereka dalam mengelola sistem agroforestri tengkawang dan memanfaatkan teknologi yang tepat. Selain itu, kerjasama antara petani dan pihak-pihak terkait juga dapat membantu memperkuat sistem agroforestri tengkawang dan meningkatkan pendapatan petani.

Di masa depan, kemungkinan besar akan terjadi peningkatan permintaan untuk produk tengkawang karena nilai ekonominya yang tinggi dan sifatnya yang ramah lingkungan. Namun, perubahan iklim dan perubahan sosial dan ekonomi yang tidak pasti dapat memengaruhi pertumbuhan dan produksi pohon tengkawang.

Inilah yang melatarbelakangi kunjungan penjajagan kerjasama multipihak agroforestri dan produk lemak tengkawang yang diwakili oleh Tio Tjiap Kun, Tan Hui Thian dan Hartono Azas ke Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura.

Diharapkan dari kunjungan ini akan terjalin kerjasama yang dapat memperkuat sistem agroforestri tengkawang dengan memanfaatkan teknologi dan pengetahuan yang tepat untuk menghadapi tantangan di masa depan.

Bagikan :

Temukan Berita Lainnya

Foto bersama tim pendamping Fahutan UNTAN, perangkat desa, dan pengurus TK-PPEG pada penyusunan RKM DMPG Kubu Raya.
Fahutan UNTAN Dampingi Penyusunan RKM di 7 Desa Sasaran Program Desa Mandiri Peduli Gambut Kalbar 2026
Foto bersama Menteri Kehutanan Republik Indonesia
Fakultas Kehutanan UNTAN Hadiri Rakor Pengendalian Karhutla Bersama Menteri Kehutanan RI
Foto bersama 490 mahasiswa baru Generasi TENGKAWANG dan pimpinan Fahutan UNTAN pada penutupan PKKMB dan Matrikulasi 2026.
Rangkaian PKKMB dan Matrikulasi Fahutan UNTAN 2026 Resmi Ditutup: Dekan Sambut 490 Mahasiswa Baru Gen TENGKAWANG Menuju Petualangan Akademik
Tim pendamping Fahutan UNTAN dan warga berfoto bersama usai FGD IMAS Desa Mandiri Peduli Gambut di Kubu Raya.
Dari Pemetaan Bersama, Menuju Program Desa Mandiri Peduli Gambut yang Lebih Tepat Sasaran

Tag

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Ingin mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai berita atau detail teknis terkait pengumuman ini? Jangan ragu untuk menghubungi Tim Media Center Laboratorium Terpadu Fahutan UNTAN.