Dekanat Fakultas Kehutanan UNTAN Melepas Salah Satu Mahasiswa FAHUTAN UNTAN untuk Mengikuti Kegiatan KKN Bersama Internasional BKS PTN Wilayah Barat

Pontianak, 3 Agustus 2024 – Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura secara resmi melepas mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bersama Internasional Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Wilayah Barat. Kegiatan KKN ini akan dilaksanakan di Pulau Samosir dan Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, dengan tema “Sustainable Tourism”.

Dalam sambutannya Dekan Fakultas Kehutanan UNTAN, Dr. Ir. Farah Diba, S.Hut, M.Si, IPU didampingi ibu Ir. Reine Suci Wulandari, S.Hut, MP, IPM Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni dan Ibu Inayah, S.Hut, MM Kepala Tata Usaha menyampaikan harapannya agar para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah serta berkontribusi nyata dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan tersebut. “Kegiatan ini merupakan kesempatan emas bagi mahasiswa untuk belajar langsung di lapangan dan berinteraksi dengan masyarakat lokal dan jangan lupa untuk selalu manjaga diri dengan baik. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk masa depan dan berikan kontribusi terbaik,” ujar Dr. Farah Diba.

KKN Bersama Internasional ini melibatkan mahasiswa dari 32 perguruan tinggi seindonesia di wilayah Indonesia bagian barat dan juga mahasiswa internasional. Mahasiswa yang mewakili Universitas Tanjungpura yaitu Sri Suatussa’adah (FAHUTAN UNTAN), Anastasia Masnah (FISIP UNTAN), Puan Nazwa Abdillah (FEB UNTAN), Muhammad Wahyu Nasrullah (FKIP UNTAN) dan Rizki Dzaki (FH UNTAN). Para peserta akan melaksanakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pariwisata berkelanjutan, melestarikan lingkungan, serta memberdayakan masyarakat lokal melalui program-program edukasi dan pelatihan.

Pulau Samosir dan Kabupaten Karo dipilih sebagai lokasi KKN karena memiliki potensi wisata yang besar, namun masih memerlukan pengelolaan yang tepat agar tetap lestari. Para mahasiswa akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk merumuskan strategi dan mengimplementasikan program-program yang mendukung pariwisata berkelanjutan.

Selain kegiatan lapangan, para mahasiswa juga akan mengadakan seminar dan diskusi dengan berbagai pihak terkait untuk membahas isu-isu lingkungan dan pariwisata di kawasan tersebut. Diharapkan melalui kegiatan ini, para peserta dapat memberikan kontribusi positif dalam mempromosikan pariwisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di Pulau Samosir dan Kabupaten Karo.

Dengan semangat dan antusiasme yang tinggi, para mahasiswa Untan siap menjalani program KKN Bersama Internasional ini. Mereka berharap dapat membawa perubahan positif dan pengalaman berharga yang akan memperkaya pengetahuan serta kemampuan mereka dalam bidang lingkungan dan pariwisata.

Bagikan :

Temukan Berita Lainnya

Foto bersama seluruh peserta Konsultasi Publik Revisi Dokumen RKTP Kalimantan Barat 2016-2036.
Sinergi Strategis Akademisi Fahutan UNTAN dan DLHK Kalbar: Rumuskan Dokumen Makro Revisi RKTP 2016-2036 Berbasis Multiusaha
Suasana rapat koordinasi tim penyusun Cagar Biosfer MATA PANDAWA di Pontianak.
Sinergi Lintas Sektor: Rapat Koordinasi Tim Penyusun Cagar Biosfer MATA PANDAWA
Praktisi alumni Dedi Armayadi memaparkan materi komersialisasi produk kayu di RAMIN Series-56 Fahutan UNTAN.
RAMIN Series-56 Fahutan UNTAN Bahas Komersialisasi Produk Kayu, Legalitas, dan Ekonomi Sirkuler
Dr Sarah Augustina dari BRIN memaparkan materi impregnasi kayu di Ramin Series-55 UNTAN.
Ramin Series-55: Fahutan UNTAN Gandeng Pakar BRIN Bedah Teknologi Impregnasi untuk Peningkatan Kualitas Kayu

Tag

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Ingin mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai berita atau detail teknis terkait pengumuman ini? Jangan ragu untuk menghubungi Tim Media Center Laboratorium Terpadu Fahutan UNTAN.