Pontianak – Lembaga Pengelolaan Hutan Desa (LPHD) Bunut Hulu bekerja sama dengan Bentang Kalimantan Tangguh (BKT) menyelenggarakan Training Peningkatan Kapasitas Tim Konservasi Keanekaragaman Hayati selama dua hari, Rabu–Kamis, 3–4 Juni 2026, bertempat di Arboretum Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam upaya perlindungan, pengelolaan, dan pemantauan keanekaragaman hayati di kawasan hutan desa.
Pelaksanaan kegiatan didukung oleh Laboratorium Alam Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura sebagai lokasi pembelajaran yang menyediakan kawasan hutan representatif untuk kegiatan pelatihan teori maupun praktik lapangan.
Penguatan Konsep Konservasi Melalui Sesi Materi
Hari pertama, Rabu (3/6/2026), diisi dengan penyampaian materi yang menghadirkan narasumber dari Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura, yaitu Ir. Erianto, M.P., IPU. dan Dr. Hari Prayogo, S.Si., M.Si. Materi yang disampaikan membahas konsep konservasi keanekaragaman hayati, pengelolaan ekosistem hutan, serta peran masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber daya alam secara berkelanjutan.
Sesi berlangsung secara interaktif dengan diskusi antara narasumber dan peserta mengenai berbagai tantangan pengelolaan kawasan konservasi di tingkat tapak serta strategi yang dapat diterapkan dalam penguatan kelembagaan dan pelaksanaan kegiatan konservasi di Hutan Desa Bunut Hulu.
Praktik Lapangan di Arboretum
Memasuki hari kedua, Kamis (4/6/2026), peserta mengikuti praktik lapangan di kawasan Arboretum Fakultas Kehutanan UNTAN. Kegiatan ini bertujuan mengaplikasikan materi yang telah diperoleh melalui pengamatan langsung terhadap kondisi vegetasi, pengenalan jenis-jenis tumbuhan, serta teknik dasar identifikasi keanekaragaman hayati di lapangan.
Melalui praktik ini, peserta memperoleh pengalaman langsung dalam melakukan observasi lapangan, memahami karakteristik ekosistem hutan, serta mendiskusikan metode konservasi yang dapat diterapkan di kawasan hutan desa. Pendekatan pembelajaran berbasis praktik diharapkan mampu meningkatkan keterampilan teknis peserta sekaligus memperkuat pemahaman terhadap pentingnya pengelolaan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.
Mendorong Pengelolaan Hutan Desa yang Berkelanjutan
Melalui kegiatan pelatihan ini, LPHD Bunut Hulu bersama Bentang Kalimantan Tangguh berupaya memperkuat kapasitas tim konservasi agar mampu mengelola potensi keanekaragaman hayati di kawasan hutan desa secara lebih efektif. Kolaborasi dengan Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura juga menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung konservasi hutan berbasis ilmu pengetahuan.
Diharapkan, peningkatan kapasitas ini dapat menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dalam mendukung upaya pelestarian keanekaragaman hayati, sehingga pengelolaan Hutan Desa Bunut Hulu dapat terus berjalan secara lestari dan memberikan manfaat ekologis, sosial, maupun ekonomi bagi masyarakat.