PENGUJIAN JAMUR PELAPUK KAYU

PENGUJIAN JAMUR PELAPUK KAYU

Jasa Pengujian Sampel

Rp.

300.000

/

Paket

Fakultas Kehutanan Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78124

Pengujian aktivitas antijamur merupakan layanan untuk mengevaluasi efektivitas bahan pengawet, ekstrak, atau senyawa dalam menghambat pertumbuhan jamur pelapuk kayu Schizophyllum commune. Pengujian dilakukan menggunakan metode difusi pada media Potato Dextrose Agar (PDA) dalam kondisi laboratorium yang terkendali. Hasil pengujian digunakan untuk menilai potensi antijamur suatu bahan berdasarkan kemampuan menghambat pertumbuhan miselium jamur.

Persyaratan Pengujian
  1. Pengguna jasa menyediakan sampel berupa ekstrak, senyawa, atau bahan pengawet yang akan diuji beserta informasi perlakuan, konsentrasi, dan jumlah ulangan.
  2. Pengguna jasa menyediakan isolat jamur sebagai organisme uji.
  3. Pengguna jasa menyediakan media Potato Dextrose Agar (PDA) serta bahan dan perlengkapan pengujian sesuai metode yang digunakan.
  4. Laboratorium melakukan pengujian dan analisis terhadap sampel berdasarkan parameter yang telah ditetapkan, kemudian menyusun laporan hasil pengujian.
Parameter Pengujian
  1. Diameter Pertumbuhan Miselium (mm)
    Diameter pertumbuhan miselium digunakan untuk mengukur laju pertumbuhan koloni jamur pada media perlakuan dan media kontrol selama masa inkubasi. Hasil pengukuran ini menjadi dasar dalam menghitung aktivitas antijamur sampel.
  2. Aktivitas Antijamur (Antifungal Activity/AFA, %)
    Aktivitas antijamur menunjukkan kemampuan sampel dalam menghambat pertumbuhan miselium jamur. Semakin tinggi nilai AFA, semakin efektif sampel dalam menghambat pertumbuhan jamur. Berdasarkan nilai AFA, aktivitas antijamur diklasifikasikan ke dalam kategori tidak aktif, lemah, sedang, kuat, hingga sangat kuat.
Alur Pengujian
  1. Pengguna jasa menyediakan sampel berupa ekstrak, senyawa, atau bahan pengawet yang akan diuji, beserta informasi mengenai perlakuan, konsentrasi, dan jumlah ulangan.
  2. Pengguna jasa menyediakan isolat jamur  sebagai organisme uji.
  3. Pengguna jasa menyediakan media Potato Dextrose Agar (PDA), serta bahan dan perlengkapan pengujian sesuai metode yang digunakan.
  4. Laboratorium melaksanakan pengujian dan analisis terhadap sampel berdasarkan parameter yang telah ditetapkan, kemudian menyusun laporan hasil pengujian.
Estimasi Waktu
Pengujian dilaksanakan selama ±7 hari, atau hingga pertumbuhan jamur pada kontrol memenuhi permukaan media, kemudian dilanjutkan dengan analisis data dan penyusunan laporan hasil.
Hasil Pengujian
  1. Diameter pertumbuhan miselium (mm).
  2. Nilai aktivitas antijamur (Antifungal Activity/AFA, %).
  3. Klasifikasi tingkat aktivitas antijamur.
  4. Dokumentasi hasil pengujian (apabila diperlukan).

Konsultasikan Kebutuhan Riset & Pengujian Anda

Guna memastikan akurasi hasil dan kelancaran prosedur pengujian, Tim Laboratorium Terpadu Fahutan UNTAN siap membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi admin kami untuk berkonsultasi mengenai teknis penyerahan sampel, detail tarif, ketersediaan alat, hingga prosedur kerja sama penelitian. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk mendukung keberhasilan riset Anda.

Unit Laboratorium Lainnya

Jasa Pengujian Lainnya

Karakterisasi spora FMA
Karakterisasi spora FMA
Layanan ini mencakup identifikasi dan karakterisasi morfologi spora fungi mikoriza arbuskula. Analisis...
ALAT LAB-78
Pengujian Sifat Mekanika Kayu
Pengujian sifat mekanika kayu menggunakan Universal Testing Machine (UTM) bertujuan untuk menentukan...
ChatGPT Image 8 Jul 2026, 11.03
Pengeringan Bahan dan Sampel Uji
Layanan pengeringan bertujuan untuk mengurangi kadar air pada sampel hingga mencapai kondisi yang diinginkan...

Butuh Bantuan?

Bingung menentukan jenis pengujian yang tepat untuk riset Anda? Atau ingin menanyakan status sampel yang sedang dianalisis? Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Tim Laboratorium Terpadu Fahutan Untan.