Siap Terjun ke Lapangan: Fahutan UNTAN Gelar Bimbingan Teknis bagi 14 Fasilitator Masyarakat Program DMPG 2026

Foto bersama tim pengelola DMPG dan 14 Fasilitator Masyarakat Program DMPG 2026.
Siap Bertugas: Jajaran panitia, pengelola, dan 14 personel Fasilitator Masyarakat Program DMPG 2026 berfoto bersama guna menandai dimulainya agenda pembekalan intensif. (Dok. Sylva Media)

SYLVA MEDIA, PONTIANAK — Pasca merampungkan tahapan seleksi wawancara yang ketat, Fakultas Kehutanan (Fahutan) Universitas Tanjungpura (UNTAN) langsung tancap gas menggelar agenda “Bimbingan Teknis Fasilitator Masyarakat” Program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026. Kegiatan pembekalan intensif ini berlangsung selama dua hari penuh, yakni pada 7 – 8 Juli 2026 di Pontianak.

Agenda Bimtek ini dibuka secara resmi guna mempersiapkan mental dan kapasitas para peserta sebelum diterjunkan ke lapangan. Sebanyak 14 orang Fasilitator Masyarakat (FM) yang terpilih—terdiri dari 8 laki-laki dan 6 perempuan guna mendukung kesetaraan gender (equal opportunity) sesuai prinsip SDGs—diberikan pembekalan kapasitas teknis yang matang sebelum dilepas ke tingkat tapak. Para personel ini merupakan hasil saringan ketat dari total 64 pendaftar awal program.

Penyamaan Persepsi, Pembaruan Desain Program, dan Tantangan Efisiensi

Ketua Panitia pelaksana, Ibu Ir. Herlina Darwati, M.P., IPU., dalam laporan pembukanya menyampaikan bahwa program pendampingan yang dimandatkan kementerian kepada Fahutan UNTAN ini telah memasuki tahun kelima sejak dimulai pada 2022 silam. Pada tahun 2026 ini, seluruh desain program di lapangan menggunakan skema operasional yang baru.

Ibu Ir. Herlina Darwati menjelaskan, Bimtek ini bersifat wajib bagi seluruh FM, termasuk para alumni FM senior yang kembali bergabung, sebagai ruang penyamaan persepsi serta update regulasi pelaporan. Beliau juga tidak memungkiri adanya tantangan efisiensi pendanaan dari kementerian pada tahun ini.

“Tahun ini semua desainnya adalah desain-desain baru. Kenapa kegiatan Bimtek ini tetap wajib bagi setiap fasilitator? Pertama untuk penyamaan persepsi, update terbaru berkaitan dengan kegiatan, dan terutama adalah pelaporan. Di tengah keterbatasan yang ada, program ini menjadi bagian dari pengabdian kita kepada negara dan masyarakat. Kedekatan kita kepada masyarakatlah yang dituntut untuk memperlancar kegiatan di lapangan,” jelas Ibu Ir. Herlina Darwati.

Pesan Tegas Dekan: FM Mengarahkan, Masyarakat yang Eksekusi secara Mandiri

Dekan Fakultas Kehutanan UNTAN, Dr. Ir. Farah Diba, S.Hut., M.Si., IPU., hadir memberikan arahan sekaligus membuka acara secara resmi dengan Salam Rimbawan. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran tim pengelola DMPG Fahutan UNTAN serta seluruh panitia yang telah mengawal jalannya program hingga memasuki tahapan pembekalan.

Dr. Ir. Farah Diba memberikan garis bawah yang sangat tegas mengenai esensi dan fungsi utama dari seorang fasilitator. Beliau mengingatkan agar para FM tidak salah kaprah dalam bertugas selama 3 bulan masa penempatan di lapangan.

Dekan Fahutan UNTAN Dr Ir Farah Diba memberikan sambutan pembukaan Bimtek FM DMPG 2026.

Pesan Kepemimpinan: Dr. Ir. Farah Diba memberikan arahan tegas mengenai peran fasilitator dalam mengalirkan kemampuan dan kemandirian masyarakat desa gambut. (Dok. Sylva Media)

“Harus ingat, FM ini bukan yang membuat proposal atau membuat laporan, tetapi masyarakat yang membuat. Kita sebagai FM mengarahkan apa potensi yang ada di desa dan apa keinginan masyarakat, itu yang kita gerakkan dan fasilitasi sehingga mereka mampu mandiri melaksanakan apa yang mereka inginkan. Jadi jangan sampai nanti FM-nya yang membuat laporan, itu tidak boleh. Di situlah tugas kita, membantu dan mengalirkan kemampuan masyarakat,” tegas Dr. Ir. Farah Diba.

Kurikulum Pembekalan Dua Hari Penuh

Guna membentuk bekal kompetensi yang utuh, ke-14 FM dibombardir dengan materi kelas dan praktik studio yang komprehensif dari para pakar senior. Pada hari pertama, peserta menerima pendalaman Materi Gambut dan Program DMPG oleh Ibu Ir. Herlina Darwati, dilanjutkan materi Teknik Fasilitasi Forum Desa serta Dinamika Kelompok oleh Ibu Lolyta Sisillia, S.Hut., M.Si. Sore harinya, materi ditutup dengan Pemetaan Sosial Desa Gambut dan Praktik Pembuatan Diagram Venn bersama Ibu Ir. Reine Suci Wulandari, S.Hut., M.P., IPU.

Suasana pembekalan materi Teknik Fasilitasi Forum Desa oleh Ibu Lolyta Sisillia kepada FM DMPG.

Pembekalan Kapasitas: Para personel FM saat menyerap materi teknik fasilitasi forum guna mendukung efektivitas pendampingan masyarakat di tingkat tapak. (Dok. Sylva Media)

Memasuki hari kedua, kurikulum difokuskan pada hal teknis manajerial. Peserta dibekali materi Penyusunan IMAS (Identifikasi Masalah dan Analisis Sosial), Penyusunan Rencana Kerja Masyarakat (RKM), Administrasi dan Pertanggungjawaban Keuangan Laporan, hingga aspek penting berupa Manajemen Data, Dokumentasi Spasial Dasar, dan Geotagging Lokasi tapak. Pembekalan materi teknis spasial ini sekaligus mendukung peran aktif Laboratorium Perencanaan dan Sistem Informasi Kehutanan dalam memperkuat keterampilan digital para rimbawan.

Seluruh rangkaian pembukaan Bimtek hari pertama ditutup dengan sesi foto bersama. Pasca pembekalan ini, para personel FM siap diterjunkan secara berpasangan ke 7 desa sasaran di Kabupaten Kubu Raya (Kecamatan Sungai Kakap dan Sungai Ambawang) demi mengawal kelestarian gambut Kalbar.

Bagikan :

Temukan Berita Lainnya

Dekan Fahutan UNTAN Dr Ir Farah Diba menerima apresiasi usai pemaparan materi BKSDA Kalbar.
Dukung Konservasi Bentang Alam: Dekan Fahutan UNTAN Jadi Narasumber Utama Identifikasi Areal Preservasi Lanskap Mendawak
Fahmi mahasiswa Fahutan UNTAN berfoto bersama delegasi negara ASEAN di RAYS 2026 Kuching.
Harumkan Nama Kampus: Fahmi Mahasiswa Fahutan UNTAN Raih Grand Fellowship di Rainforest Youth Summit 2026
Foto bersama mahasiswa KOSTULATA Fahutan UNTAN dan warga Dusun Engkabang Melawi.
Wujudkan Solidaritas dan Pengabdian Nyata: KOSTULATA Fahutan UNTAN Sukses Gelar Bakti Sosial Ke-21 di Melawi
Mahasiswa Fahutan UNTAN memandu siswa SD berjalan sambil menjelaskan ekosistem Arboretum Sylva.
Tanamkan Cinta Alam Sejak Dini: Fahutan UNTAN Gelar KERUING Series #4 Bersama SD Swasta Cahaya Mentari

Tag

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Ingin mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai berita atau detail teknis terkait pengumuman ini? Jangan ragu untuk menghubungi Tim Media Center Laboratorium Terpadu Fahutan UNTAN.