SYLVA MEDIA, PONTIANAK — Fakultas Kehutanan (Fahutan) Universitas Tanjungpura (UNTAN) resmi memperkuat kolaborasi strategis dengan sektor industri melalui penandatanganan naskah kerja sama dengan PT Hutan Kencana Damai (PT HKD) pada Senin, 9 Maret 2026, di Ruang Senat Fahutan UNTAN.
Hadir langsung dalam agenda tersebut Dekan Fahutan UNTAN, Dr. Ir. Farah Diba, S.Hut, M.Si, IPU., didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Ir. M. Sofwan Anwari, S.Si., M.Si., IPU, serta jajaran manajemen PT HKD. PT HKD sendiri merupakan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) HTI yang beroperasi di wilayah Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Sinergi Program Strategis dan Magang Berdampak
Melalui dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini, kedua belah pihak sepakat untuk melaksanakan sejumlah program penguatan akademik dan praktik lapangan, antara lain:
- Magang Berdampak: Pembukaan jalur khusus bagi mahasiswa untuk terjun langsung di area kerja HTI PT HKD di Ketapang.
- Kuliah Umum: Penyelenggaraan sesi Transfer of Knowledge mengenai Nature-Based Solutions (NBS) oleh praktisi industri.
- Riset Kolaboratif: Pelaksanaan penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang melibatkan dosen dan mahasiswa di wilayah kerja perusahaan.
Jabon Series: Menjembatani Alumni dan Dunia Kerja
Di sela pertemuan tersebut, Dekan Fahutan UNTAN secara khusus memperkenalkan program Jabon Series kepada pihak manajemen PT HKD. Program ini merupakan inisiatif unggulan fakultas yang dirancang untuk memfasilitasi rekrutmen langsung bagi para alumni fresh graduate Fahutan UNTAN.
“Melalui Jabon Series, kami ingin memastikan bahwa lulusan kami memiliki akses langsung untuk berkarir di perusahaan-perusahaan mitra. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam mencetak rimbawan yang tidak hanya kompeten secara teori, tetapi juga terserap secara optimal oleh industri,” jelas Dr. Farah Diba.
Modernisasi Pendidikan Kehutanan
Kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam memastikan kurikulum pendidikan tetap adaptif terhadap kebutuhan industri. Dengan akses ke wilayah PBPH HTI di Ketapang, mahasiswa diharapkan mendapatkan wawasan praktis mengenai tata kelola hutan tanaman berkelanjutan serta implementasi standar konservasi internasional.

Diskusi Strategis: Suasana rapat koordinasi di Ruang Senat terkait implementasi magang berdampak dan program rekrutmen lulusan. (Dok. SYLVA MEDIA)

