4 Mahasiswa Fakultas Kehutanan UNTAN Raih Beasiswa Sangga Sains untuk Riset Ilmiah di Kalimantan Barat

Pontianak, 25 Juni 2024 – Dalam upaya mendorong riset ilmiah dan pengembangan pengetahuan di bidang kehutanan, Yayasan Sangga Bumi Lestari dan Fakultas Kehutanan UNTAN meluncurkan Beasiswa Penelitian Sangga Sains, beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura (UNTAN) dengan tujuan untuk memperkuat koridor ekologi di hamparan hijau pada kawasan Betung Kerihun-Danau Sentarum Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Pemberian beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen Yayasan Sangga Bumi Lestari untuk memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di sektor kehutanan. Beasiswa Sangga Sains ditujukan kepada mahasiswa yang menunjukkan potensi akademis dan komitmen tinggi terhadap penelitian yang berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Kehutanan UNTAN, Dr. Ir. Farah Diba, S.Hut, M.Si, IPU menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Sangga Bumi Lestari. “Beasiswa ini bukan hanya bentuk penghargaan bagi mahasiswa yang berprestasi, tetapi juga dukungan nyata bagi pengembangan riset yang relevan dengan tantangan lingkungan di Kalimantan Barat terkhususnya di Labian-Leboyan. Kami berharap, dengan adanya beasiswa ini, mahasiswa kami dapat melakukan penelitian yang berkualitas dan memberikan kontribusi nyata bagi pelestarian lingkungan,” ujarnya.

Sebanyak empat mahasiswa menerima beasiswa penelitian ini dengan topik penelitian sebagai berikut:

  • Chornelius Abel: Analisis Populasi dan Pengetahuan Ekologi Lokal pada Lutung Tiga Warna (Presbytis chrysomelas cruciger) di Labian-Leboyan.
  • Shofi Aya Shafira: Estimasi Kepadatan Orangutan Kalimantan (Pongo pygmeaus) di Labian-Leboyan.
  • Yuyun: Survei Populasi dan Analisis Persepsi Gangguan oleh (Macaca fascicularis) di Labian-Leboyan.
  • Regita Pramesti Titania: Estimasi Populasi Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Labian-Leboyan.

Yayasan Sangga Bumi Lestari berharap bahwa beasiswa ini dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan generasi ilmuwan muda yang mampu menghadapi tantangan lingkungan global. Melalui riset yang didukung oleh beasiswa ini, diharapkan solusi-solusi inovatif untuk konservasi hutan dan pengelolaan sumber daya alam dapat dihasilkan.

Dengan adanya dukungan seperti Beasiswa Sangga Sains, masa depan riset ilmiah di Kalimantan Barat semakin cerah, dan mahasiswa Fakultas Kehutanan UNTAN memiliki kesempatan lebih besar untuk berkontribusi secara signifikan dalam menjaga kelestarian alam Indonesia.

Bagikan :

Temukan Berita Lainnya

Trenggiling
Ditemukan di Arboretum Sylva UNTAN, Trenggiling Jantan Dievakuasi dan Diserahkan ke BKSDA Kalbar
Tiga orang penjaga hutan adat Desa Setawar Kabupaten Sekadau Kalimantan Barat.
Menjaga Nafas Leluhur: Kisah Para Penjaga Hutan Adat Rimba Engkulong/BRIS, Rimba Bukit Jundak, dan Rimba Geradok sebagai Warisan Hidup Nenek Moyang di Desa Setawar
Foto bersama seluruh peserta Konsultasi Publik Revisi Dokumen RKTP Kalimantan Barat 2016-2036.
Sinergi Strategis Akademisi Fahutan UNTAN dan DLHK Kalbar: Rumuskan Dokumen Makro Revisi RKTP 2016-2036 Berbasis Multiusaha
Suasana rapat koordinasi tim penyusun Cagar Biosfer MATA PANDAWA di Pontianak.
Sinergi Lintas Sektor: Rapat Koordinasi Tim Penyusun Cagar Biosfer MATA PANDAWA

Tag

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Ingin mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai berita atau detail teknis terkait pengumuman ini? Jangan ragu untuk menghubungi Tim Media Center Laboratorium Terpadu Fahutan UNTAN.