Diskusi Pengembangan Arboretum Sylva UNTAN sebagai kawasan Edu Eco Forest

Pada hari Kamis, Minggu 19 Maret 2023, Universitas Tanjungpura (UNTAN) mengadakan diskusi tentang pengembangan Arboretum Sylva UNTAN sebagai kawasan Edu Eco Forest. Kegiatan yang dihadiri oleh para mahasiswa, dosen, serta alumni ini bertujuan untuk membahas upaya pengembangan kawasan Arboretum Sylva UNTAN agar dapat menjadi kawasan edukasi dan ekowisata yang berkelanjutan.

Dalam diskusi tersebut, Dr. Ir. Farah Diba, S.Hut, M.Si, IPU selaku dekan dari Fakultas Kehutanan UNTAN, mempresentasikan rencana pengembangan Kawasan Arboretum Sylva UNTAN yang memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai kawasan Edu Eco Forest.

“Kawasan Arboretum Sylva UNTAN dapat dijadikan sebagai tempat edukasi dan penelitian bagi para mahasiswa, peneliti, dan masyarakat umum mengenai konservasi alam dan keanekaragaman hayati,” ujarnya.

Selain itu, kawasan Arboretum Sylva UNTAN juga dapat dijadikan sebagai tempat wisata edukasi yang menarik. “Kita dapat mengembangkan program wisata edukasi untuk mengenalkan berbagai jenis tanaman dan tumbuhan di Arboretum Sylva UNTAN, serta menyediakan fasilitas seperti warung kopi dan rumah pohon untuk meningkatkan pengalaman pengunjung,” tambah Farah Diba.

Pada diskusi tersebut, juga dibahas tentang upaya-upaya pelestarian lingkungan dan konservasi sumber daya alam di Arboretum Sylva UNTAN. Dalam hal ini, semua pihak sepakat bahwa pelestarian lingkungan dan konservasi sumber daya alam sangat penting dalam menjaga keberlangsungan Arboretum Sylva UNTAN sebagai kawasan Edu Eco Forest.

Diskusi pengembangan Arboretum Sylva UNTAN sebagai kawasan Edu Eco Forest ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan kawasan edukasi dan ekowisata di Pontianak.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara akademisi, mahsiswa, alumni, masyarakat, dan pemerintah dalam menjaga keberlangsungan Arboretum Sylva UNTAN sebagai kawasan konservasi yang berharga.

Bagikan :

Temukan Berita Lainnya

Foto bersama seluruh peserta Konsultasi Publik Revisi Dokumen RKTP Kalimantan Barat 2016-2036.
Sinergi Strategis Akademisi Fahutan UNTAN dan DLHK Kalbar: Rumuskan Dokumen Makro Revisi RKTP 2016-2036 Berbasis Multiusaha
Suasana rapat koordinasi tim penyusun Cagar Biosfer MATA PANDAWA di Pontianak.
Sinergi Lintas Sektor: Rapat Koordinasi Tim Penyusun Cagar Biosfer MATA PANDAWA
Praktisi alumni Dedi Armayadi memaparkan materi komersialisasi produk kayu di RAMIN Series-56 Fahutan UNTAN.
RAMIN Series-56 Fahutan UNTAN Bahas Komersialisasi Produk Kayu, Legalitas, dan Ekonomi Sirkuler
Dr Sarah Augustina dari BRIN memaparkan materi impregnasi kayu di Ramin Series-55 UNTAN.
Ramin Series-55: Fahutan UNTAN Gandeng Pakar BRIN Bedah Teknologi Impregnasi untuk Peningkatan Kualitas Kayu

Tag

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Ingin mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai berita atau detail teknis terkait pengumuman ini? Jangan ragu untuk menghubungi Tim Media Center Laboratorium Terpadu Fahutan UNTAN.