Menguak Teknologi Benih dan Pembibitan Hutan: RAMIN Series 35 Bersama Ahli dari BRIN

Pontianak, 30 Oktober 2024 – Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura (UNTAN) kembali menggelar kegiatan RAMIN (Seminar Keilmuan dari Praktisi dan Industri) Series 35 dengan topik “Teknologi Benih dan Pembibitan Tanaman Hutan”. Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang berpengalaman di bidang botani terapan, Dede Jajat Sudrajat, S.Hut., MT., dari Pusat Riset Botani Terapan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Seminar ini berlangsung secara daring melalui platform Zoom pada Rabu, 30 Oktober 2024, dan berhasil menarik minat mahasiswa, dosen, serta praktisi yang ingin memperdalam wawasan tentang teknologi terbaru dalam perbenihan dan pembibitan tanaman hutan. Dede Jajat Sudrajat memaparkan berbagai teknik dan inovasi yang dapat mendukung program konservasi dan reforestasi yang berkelanjutan. Dalam paparannya, ia menjelaskan pentingnya penggunaan teknologi modern dalam menjaga kualitas benih dan efektivitas pembibitan, yang menjadi fondasi untuk keberhasilan regenerasi hutan.

Dekan Fakultas Kehutanan Untan mengapresiasi kehadiran narasumber dari BRIN yang dinilai dapat memperluas wawasan dan pemahaman peserta mengenai tantangan serta perkembangan terkini dalam teknologi benih hutan. “Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat yang besar, terutama bagi mahasiswa kehutanan yang kelak akan menjadi garda terdepan dalam pengelolaan dan pelestarian hutan,” ungkapnya.

Dengan adanya RAMIN Series 35, Fakultas Kehutanan UNTAN menunjukkan komitmennya untuk terus menyelenggarakan seminar keilmuan yang relevan dan mampu mendekatkan mahasiswa dengan praktik industri dan riset terkini, demi mendukung pembangunan kehutanan berkelanjutan di Indonesia.

Bagikan :

Temukan Berita Lainnya

Trenggiling
Ditemukan di Arboretum Sylva UNTAN, Trenggiling Jantan Dievakuasi dan Diserahkan ke BKSDA Kalbar
Tiga orang penjaga hutan adat Desa Setawar Kabupaten Sekadau Kalimantan Barat.
Menjaga Nafas Leluhur: Kisah Para Penjaga Hutan Adat Rimba Engkulong/BRIS, Rimba Bukit Jundak, dan Rimba Geradok sebagai Warisan Hidup Nenek Moyang di Desa Setawar
Foto bersama seluruh peserta Konsultasi Publik Revisi Dokumen RKTP Kalimantan Barat 2016-2036.
Sinergi Strategis Akademisi Fahutan UNTAN dan DLHK Kalbar: Rumuskan Dokumen Makro Revisi RKTP 2016-2036 Berbasis Multiusaha
Suasana rapat koordinasi tim penyusun Cagar Biosfer MATA PANDAWA di Pontianak.
Sinergi Lintas Sektor: Rapat Koordinasi Tim Penyusun Cagar Biosfer MATA PANDAWA

Tag

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Ingin mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai berita atau detail teknis terkait pengumuman ini? Jangan ragu untuk menghubungi Tim Media Center Laboratorium Terpadu Fahutan UNTAN.