Yudisium Periode III Fahutan UNTAN: Melepas 24 Rimbawan Muda Menuju Dunia Kerja

Foto bersama Yudisium Periode III Fakultas Kehutanan UNTAN di Hotel Golden Tulip Pontianak.

SYLVA MEDIA, PONTIANAK — Momen penuh kebanggaan menyelimuti 24 calon wisudawan Fakultas Kehutanan (Fahutan) Universitas Tanjungpura dalam gelaran Yudisium Periode III Tahun Akademik 2025/2026 pada Selasa, 28 April 2026 yang berlangsung khidmat di Hotel Golden Tulip Pontianak. Terdiri dari 22 mahasiswa program sarjana dan 2 mahasiswa magister, para rimbawan ini kini bersiap mengimplementasikan bekal keilmuan mereka untuk mendukung pembangunan kehutanan yang berkelanjutan.

Capaian Akademik dan Kebanggaan Institusi

Dalam laporan pendidikan yang disampaikan oleh Ketua Panitia, Dr. Sylvia Utari Nuzaphera Mayang Mangurai, M.Si., terungkap bahwa yudisium kali ini meluluskan 22 mahasiswa program sarjana (S1) dan 2 mahasiswa program magister (S2). Rata-rata IPK lulusan program sarjana tercatat di angka 3,49, sementara lulusan magister meraih angka impresif 3,79.

Dekan Fahutan UNTAN, Dr. Ir. Farah Diba, S.Hut., M.Si., IPU., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan cerminan dari peningkatan kualitas layanan data dan sistem yang kini telah membawa Fahutan meraih predikat akreditasi “Unggul”. Beliau menegaskan bahwa seluruh kegiatan kurikulum di Universitas Tanjungpura kini menjadikan Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai acuan arahan utama. “Kegiatan ini mendukung social SDGs dan tentu apa yang kita jalankan hari ini akan sangat mendukung bagi pembangunan kehutanan dan lingkungan,” tambahnya. Selain itu, fakultas juga tengah mematangkan proposal pendirian Program S3 Ilmu Kehutanan agar estafet keilmuan terus berlanjut.

Sambutan Dekan Fahutan UNTAN Dr Farah Diba mengenai akreditasi Unggul dan SDGs.

Pesan Akademis: Dekan Fahutan UNTAN menekankan peran strategis lulusan dalam mengimplementasikan prinsip SDGs di dunia kerja. (Dok. SYLVA MEDIA)

Apresiasi bagi Lulusan Berprestasi

Panggung yudisium kali ini juga menjadi ajang pembuktian prestasi mahasiswa di kancah nasional maupun internasional. Beberapa nama yang mencuri perhatian antara lain:

  • Windu Handinata, S.Hut.: Meraih predikat lulusan terbaik dengan IPK tertinggi 3,83 sekaligus lulusan tercepat dengan masa studi 3 tahun 5 bulan.
  • Ferdianus Ego, S.Hut.: Dinobatkan sebagai lulusan termuda yang berhasil meraih gelar sarjana pada usia 20 tahun 8 bulan.
  • Meilani Savitri, S.Hut.: Lulusan berprestasi yang memenangkan Youth Initiative Contest di IPB University.
  • Messi Popiola, M.Hut.: Mewakili program magister dengan rekam jejak program mobilitas internasional di Sarawak, Malaysia.
Penyerahan penghargaan lulusan terbaik dan tercepat Fahutan UNTAN Windu Handinata.

Apresiasi Prestasi: Penyerahan penghargaan kepada lulusan dengan capaian IPK tertinggi dan masa studi tercepat sebagai motivasi bagi civitas akademika. (Dok. SYLVA MEDIA)

Sinergi Alumni: Rumah Baru di IKAHUT

Transisi dari mahasiswa menjadi alumni disambut hangat oleh Ikatan Keluarga Alumni Kehutanan (IKAHUT) UNTAN. Wakil Ketua III IKAHUT, Albertus Tiju, S.Hut., M.Hut., secara simbolis menerima para lulusan baru untuk bergabung dalam jaringan alumni yang kini tersebar di berbagai sektor strategis, mulai dari pemerintahan hingga NGO internasional.

“Selamat datang di keluarga besar IKAHUT. Ingat, tantangan di dunia kerja membutuhkan kolaborasi dan kreativitas. Jadikan wadah alumni ini sebagai tempat bertukar informasi dan memperkuat kemitraan untuk pembangunan kehutanan Kalbar,” pesan Albertus melalui pantun penutupnya yang khas.

Acara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan harapan agar para lulusan baru tetap memegang teguh integritas rimbawan dan terus berkontribusi nyata bagi lingkungan melalui penerapan prinsip-prinsip SDGs di mana pun mereka berkarya nantinya.

Tinggalkan Komentar