Soft Launching Visit Arboretum Sylva UNTAN Edu Eco Forest

Paru-paru kota ini harus kita jaga!

Kawasan Arboretum Sylva Universitas Tanjungpura Pontianak (Kawasan Arboretum) merupakan kawasan hutan yang memiliki fungsi sebagai paru-paru kota dan memiliki daya tarik dikembangkan sebagai Edu Eco Forest.

Saat ini, setidaknya ada tujuh program yang dijalankan yakni mulai perawatan tanaman, penanaman, eksplorasi, riset, pengayaan tumbuhan, juga perawatan drainase.

Program ini, disiapkan agar keberadaan Arboretum benar-benar bisa berikan dampak positif. Baik bagi mahasiswa, lingkungan kampus, juga masyarakat secara umum.

Arboretum yang merupakan miniatur hutan Kalimantan Barat dan sekaligus ruang terbuka hijau di pusat kota berperan sebagai sarana edukasi (pengembangan dan penelitian) serta sarana rekreasi dan pusat informasi kehutanan.

Yang tak kalah penting, keberadaan Arboretum juga sebagai sarana penyelamatan plasma nutfah kekayaan hayati tetumbuhan endemik Kalbar.

Mengingat pentingnya peran Arboretum, maka Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungura menginisiasi pengembangan kawasan Arboretum sebagai kawasan Edu Eco Forest.

Hal ini diwujudkan dengan melaksanakan kegiatan Visit Arboretum yang dilaksanakan pada tanggal 21 November 2022.

Acara dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Barat yang diwakili oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Rektor Universitas Tanjungpura, Walikota Pontianak, Kepala Dinas terkait dan mitra-mitra strategis Fahutan Untan.

Yuk dukung Arboretum untuk menjadi kawasan Edu Eco Forest!!

Klik di sini untuk melihat dokumentasi kegiatan!

Bagikan :

Temukan Berita Lainnya

Foto bersama seluruh peserta Konsultasi Publik Revisi Dokumen RKTP Kalimantan Barat 2016-2036.
Sinergi Strategis Akademisi Fahutan UNTAN dan DLHK Kalbar: Rumuskan Dokumen Makro Revisi RKTP 2016-2036 Berbasis Multiusaha
Suasana rapat koordinasi tim penyusun Cagar Biosfer MATA PANDAWA di Pontianak.
Sinergi Lintas Sektor: Rapat Koordinasi Tim Penyusun Cagar Biosfer MATA PANDAWA
Praktisi alumni Dedi Armayadi memaparkan materi komersialisasi produk kayu di RAMIN Series-56 Fahutan UNTAN.
RAMIN Series-56 Fahutan UNTAN Bahas Komersialisasi Produk Kayu, Legalitas, dan Ekonomi Sirkuler
Dr Sarah Augustina dari BRIN memaparkan materi impregnasi kayu di Ramin Series-55 UNTAN.
Ramin Series-55: Fahutan UNTAN Gandeng Pakar BRIN Bedah Teknologi Impregnasi untuk Peningkatan Kualitas Kayu

Tag

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Ingin mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai berita atau detail teknis terkait pengumuman ini? Jangan ragu untuk menghubungi Tim Media Center Laboratorium Terpadu Fahutan UNTAN.