Rayakan Seperempat Abad: Alumni Fahutan UNTAN Hijaukan Kampus dengan Penanaman 25 Pohon Spesies Lokal

Alumni Fahutan Tanam Pohon Tengkawang di HUT 25
Semangat Rimbawan: Beberapa alumni lintas angkatan berfoto bersama sambil memegang bibit pohon lokal yang siap ditanam di lingkungan Kampus Baru. (Dok. SYLVA MEDIA)

SYLVA MEDIA, PONTIANAK – Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura (UNTAN) merayakan hari jadinya yang ke-25 melalui aksi nyata yang sangat inspiratif. Oleh karena itu, bertepatan dengan momen bersejarah pada 22 Desember 2025, para alumni lintas angkatan menginisiasi aksi penanaman 25 pohon lokal di area Kampus Baru. Kegiatan ini menjadi bentuk dedikasi alumni untuk menghijaukan kembali lingkungan kampus sekaligus memperingati seperempat abad berdirinya institusi pencetak rimbawan tersebut.

Aksi ini tidak hanya bertujuan mempercantik estetika kampus, tetapi juga menjadi upaya konservasi plasma nutfah Kalimantan secara mandiri. Selain itu, inisiatif para alumni ini membuktikan kuatnya ikatan batin antara lulusan dengan almamater yang telah mendidik mereka selama ini.

Apresiasi Dekan terhadap Kontribusi Alumni

Dekan Fakultas Kehutanan UNTAN, Dr. Ir. Farah Diba, S.Hut., M.Si., IPU., menyambut hangat dan memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif penanaman ini. Beliau menegaskan bahwa peran alumni merupakan pilar penting dalam kemajuan fakultas. Melalui koordinasi yang intens, pihak fakultas memberikan izin penuh agar area Kampus Baru menjadi lokasi utama penghijauan bagi para lulusan.

Ibu Dekan menyatakan bahwa aksi ini memberikan teladan bagi mahasiswa aktif tentang arti penting pengabdian rimbawan. Terlebih lagi, beliau sangat menghargai semangat para alumni yang secara sukarela menyiapkan bibit-bibit unggul untuk masa depan kampus. Dengan demikian, kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut guna mewujudkan visi #fahutanunggul yang asri dan lestari di masa depan.

Penanaman Spesies Unggulan dan Koleksi Buah Hutan

Pemilihan angka 25 pohon secara simbolis merepresentasikan usia perak fakultas yang kini semakin matang. Sesuai dengan rencana, para alumni menanam jenis pohon kayu komersial dan endemik yang memiliki nilai ekologis tinggi. Mereka menanam bibit unggulan seperti Belian (Kayu Besi) dan Tengkawang berdampingan dengan spesies Bintangor Jangkar, Pulai Darat, serta Salam.

Keanekaragaman hayati kampus juga semakin kaya berkat kehadiran jenis tanaman buah hutan langka. Lebih lanjut, alumni membawa dan menanam bibit Melinjo Hutan, Durian Besi Sekadau, Matoa, Langsat, hingga Cempedak. Para rimbawan ini juga menyertakan tanaman herbal seperti Secang. Sebagai hasilnya, area Kampus Baru kini memiliki koleksi vegetasi komprehensif yang bermanfaat bagi pendidikan mahasiswa.

Alumni Fahutan Tanam Pohon Spesies Lokal Kalimantan

Detail penanaman bibit pohon Tengkawang oleh alumni sebagai bagian dari koleksi 25 pohon lokal untuk peringatan HUT perak fakultas. (Dok. SYLVA MEDIA)

Refleksi 25 Tahun dan Harapan Keberlanjutan

Penanaman pohon ini menutup rangkaian peringatan Dies Natalis ke-25 dengan penuh makna filosofis. Secara keseluruhan, aksi tersebut menggambarkan pertumbuhan fakultas yang kini semakin kuat dan kokoh layaknya pohon-pohon kiriman alumni. Dengan demikian, usia 25 tahun menjadi tonggak penting bagi Fahutan UNTAN untuk terus mencetak lulusan unggul yang peduli pada pelestarian alam.

Pada akhirnya, setiap bibit yang tumbuh akan menjadi saksi bisu perjalanan seperempat abad Fakultas Kehutanan UNTAN. Oleh sebab itu, semangat menjaga hutan harus tetap menyala dalam sanubari setiap civitas akademika dan alumni. Selamat ulang tahun ke-25 Fahutan UNTAN, semoga pohon-pohon ini tumbuh subur seiring kejayaan rimbawan Kalimantan.

Bagikan :

Temukan Berita Lainnya

Trenggiling
Ditemukan di Arboretum Sylva UNTAN, Trenggiling Jantan Dievakuasi dan Diserahkan ke BKSDA Kalbar
Tiga orang penjaga hutan adat Desa Setawar Kabupaten Sekadau Kalimantan Barat.
Menjaga Nafas Leluhur: Kisah Para Penjaga Hutan Adat Rimba Engkulong/BRIS, Rimba Bukit Jundak, dan Rimba Geradok sebagai Warisan Hidup Nenek Moyang di Desa Setawar
Foto bersama seluruh peserta Konsultasi Publik Revisi Dokumen RKTP Kalimantan Barat 2016-2036.
Sinergi Strategis Akademisi Fahutan UNTAN dan DLHK Kalbar: Rumuskan Dokumen Makro Revisi RKTP 2016-2036 Berbasis Multiusaha
Suasana rapat koordinasi tim penyusun Cagar Biosfer MATA PANDAWA di Pontianak.
Sinergi Lintas Sektor: Rapat Koordinasi Tim Penyusun Cagar Biosfer MATA PANDAWA

Tag

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Ingin mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai berita atau detail teknis terkait pengumuman ini? Jangan ragu untuk menghubungi Tim Media Center Laboratorium Terpadu Fahutan UNTAN.